Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kelas inklusif di SDN 060858 Durung dikelola guna mendorong pembelajaran yang ramah anak. Untuk memahami secara menyeluruh strategi pengelolaan kelas inklusif, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Guru di kelas dan anak-anak berkebutuhan khusus terutama yang mengalami gangguan penglihatan menjadi subjek penelitian. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data, sedangkan triangulasi digunakan untuk validasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kelas inklusif, yang ditandai dengan penerapan pembelajaran yang dibedakan, sikap guru yang adaptif, serta pengembangan lingkungan belajar yang ramah dan inklusif, telah diterapkan dengan cukup berhasil dalam aspek pedagogis. Namun, karena keterbatasan infrastruktur dan fasilitas, terutama ketersediaan rute panduan yang tidak merata bagi siswa dengan gangguan penglihatan, optimalisasi penuh belum tercapai. Oleh karena itu, untuk menjamin bahwa pembelajaran yang ramah anak dapat terwujud sepenuhnya, diperlukan upaya optimalisasi holistik dengan meningkatkan kualifikasi guru, menyediakan fasilitas yang dapat diakses, mendorong kolaborasi di antara pendidik, dan menerapkan manajemen kelas yang sistematis.
Copyrights © 2026