Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam proses pendidikan karena berfungsi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran serta menjadi dasar dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Meskipun perkembangan teknologi telah mendorong penggunaan asesmen berbasis digital, metode paper and pen masih banyak digunakan karena mudah diterapkan, tidak bergantung pada perangkat teknologi, serta mampu mengukur kemampuan kognitif peserta didik secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, implementasi, kelebihan, keterbatasan, dan relevansi metode paper and pen dalam evaluasi pembelajaran pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode paper and pen masih efektif digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, kemampuan menulis, pemahaman konsep, dan kemampuan analitis peserta didik. Namun demikian, metode ini memiliki keterbatasan berupa proses penilaian yang membutuhkan waktu lebih lama, penggunaan kertas yang cukup banyak, serta pengelolaan data yang kurang efisien dibandingkan dengan asesmen digital. Oleh karena itu, integrasi antara metode paper and pen dan teknologi digital dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas evaluasi pembelajaran.
Copyrights © 2026