Pendidikan karakter kewarganegaraan pada anak-anak, yang dalam artikel ini disebut sebagai “pahlawan kecil”, memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi penerus bangsa menuju cita-cita Indonesia Emas 2045. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola belajar peserta didik, termasuk dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), sehingga media digital menjadi salah satu alternatif sarana belajar yang relevan dengan karakteristik generasi masa kini. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran media digital sebagai sarana belajar PPKn bagi anak-anak dalam menumbuhkan nilai kebangsaan, karakter Pancasila, dan kesiapan menyongsong bonus demografi 2045. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yang bersumber dari buku-buku pendidikan kewarganegaraan serta artikel jurnal terindeks Sinta terbitan tahun 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital seperti video pembelajaran, aplikasi gamifikasi, dan platform interaktif berbasis daring terbukti meningkatkan motivasi, hasil belajar, dan pemahaman nilai kewarganegaraan peserta didik. Namun demikian, pemanfaatan media digital juga menghadapi tantangan berupa kesenjangan literasi digital guru, keterbatasan sarana, serta risiko dampak negatif konten digital yang tidak terkontrol. Oleh karena itu, diperlukan strategi optimalisasi berupa penguatan literasi digital guru dan orang tua, kurasi konten yang mendidik.
Copyrights © 2026