Matematika sering dianggap sulit dan kurang menarik oleh siswa karena pembelajaran yang masih monoton serta belum dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata, termasuk kearifan lokal, sehingga pemahaman siswa pada materi relasi dan fungsi masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media ajar berbasis kearifan lokal Kalimantan Timur dengan pendekatan STEAM pada materi fungsi dan relasi kelas VIII SMP serta mengetahui tingkat validitas dan kepraktisan media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dengan subjek siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Samarinda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi oleh ahli media dan ahli materi serta angket kepraktisan oleh guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ajar memiliki tingkat validitas dengan indeks Aiken V sebesar 1,00 (sangat valid) pada aspek media dan 0,583 (valid) pada aspek materi, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 0,792 (valid). Selain itu, kepraktisan media menunjukkan nilai Aiken V sebesar 0,731 (praktis) dari guru dan 0,930 (sangat praktis) dari peserta didik, dengan rata-rata 0,831 (sangat praktis). Secara keseluruhan, media memperoleh persentase kelayakan sebesar 83,7% dengan kategori sangat layak, sehingga media ajar yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika pada materi relasi dan fungsi di kelas VIII SMP.
Copyrights © 2026