Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya disposisi matematis siswa serta belum optimalnya integrasi computational thinking (CT) dan STEM dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik, model integrasi, serta implikasi integrasi CT dan STEM terhadap disposisi matematis siswa. Metode penelitian yang diterapkan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada kerangka PRISMA 2020. Proses penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Scopus dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang relevan sehingga diperoleh sebanyak 442 artikel. Selanjutnya, melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi, diperoleh 13 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi CT dan STEM umumnya diterapkan melalui model PBL dan PjBL yang didukung oleh penggunaan media digital. Integrasi tersebut menunjukkan kontribusi positif terhadap indikator disposisi matematis. Selain itu, integrasi CT dan STEM juga mendukung kemampuan pemecahan masalah dan CT siswa. Namun, sebagian besar penelitian masih menitikberatkan pada aspek kognitif dan belum secara langsung mengukur disposisi matematis siswa. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji disposisi matematis melalui penggunaan instrumen afektif yang lebih spesifik dan komprehensif.
Copyrights © 2026