Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas pemanfaatan ChatGPT terhadap self-regulated learning (SRL) mahasiswa dalam pembelajaran materi kalkulus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 98 mahasiswa semester II Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Sunan Drajat Lamongan, dengan sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur intensitas pemanfaatan ChatGPT dan self-regulated learning. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan ChatGPT memiliki hubungan positif dan signifikan dengan self-regulated learning mahasiswa (r = 0,587; p < 0,05). Analisis regresi menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan ChatGPT berkontribusi sebesar 34,5% terhadap variasi self-regulated learning mahasiswa (R² = 0,345). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran kalkulus, semakin tinggi pula kemampuan mahasiswa dalam mengatur, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri. Oleh karena itu, pemanfaatan ChatGPT secara tepat dapat menjadi salah satu sarana yang mendukung pengembangan self-regulated learning mahasiswa di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026