Masih maraknya perilaku ketidakjujuran akademik di lingkungan pendidikan menunjukkan pentingnya upaya penanaman nilai kejujuran melalui proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proses internalisasi nilai kejujuran melalui pembelajaran matematika di MTsN 2 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus berperspektif etnografi. Subjek penelitian terdiri atas guru matematika dan siswa kelas VIII-J. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kejujuran dilakukan melalui integrasi nilai dalam perencanaan pembelajaran, pemberian pemahaman mengenai makna kejujuran, keteladanan guru, pembiasaan dalam aktivitas belajar, penciptaan lingkungan kelas yang kondusif, serta evaluasi dan penguatan secara berkelanjutan. Proses tersebut menghasilkan perubahan perilaku siswa yang ditandai dengan meningkatnya konsistensi sikap jujur, berkembangnya kejujuran sebagai nilai pribadi, meningkatnya tanggung jawab akademik, serta keberanian mengungkapkan pemahaman dan mengakui kesalahan. Dengan demikian, pembelajaran matematika dapat menjadi sarana strategis dalam menanamkan nilai kejujuran apabila didukung oleh keteladanan guru, pembiasaan yang konsisten, dan lingkungan belajar yang positif.
Copyrights © 2026