Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama yang berperan penting dalam pembentukan karakter, akhlak, dan nilai-nilai keislaman anak. Namun, perubahan pola pengasuhan serta perkembangan teknologi menyebabkan sebagian orang tua mulai mengalihkan tanggung jawab pendidikan kepada lembaga formal sehingga diperlukan upaya penguatan kapasitas orang tua sebagai pendidik pertama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan edukasi parenting berbasis Participatory Action Research (PAR) serta menganalisis kontribusinya dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pendidikan keluarga Islami. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi secara partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Lemahbang, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri dengan melibatkan masyarakat, khususnya para orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya pendidikan anak sejak masa kehamilan, pembiasaan ibadah sejak usia dini, keteladanan orang tua dalam pembentukan karakter, serta penerapan pola asuh Islami yang mengedepankan kasih sayang dan komunikasi positif. Antusiasme peserta selama diskusi serta komitmen untuk menerapkan materi dalam kehidupan keluarga menunjukkan bahwa pendekatan PAR mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas orang tua dalam menjalankan fungsi pendidikan keluarga berbasis nilai-nilai Islam. Dengan demikian, edukasi parenting berbasis Participatory Action Research (PAR) dapat menjadi salah satu model pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam memperkuat fungsi keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama.
Copyrights © 2026