Insomnia merupakan gangguan tidur yang sering dialami oleh lansia dan dapat menurunkan kualitas tidur serta kondisi fisik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah satu terapi nonfarmakologis yang berpotensi meningkatkan kualitas tidur adalah pijat refleksi kaki, namun penerapannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi edukasi pijat refleksi kaki terhadap peningkatan pengetahuan dan kualitas tidur pada lansia yang mengalami insomnia. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pretest-posttest terhadap dua lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Insomnia Severity Index (ISI), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kuesioner tingkat pengetahuan, dan lembar observasi. Intervensi berupa edukasi dan praktik pijat refleksi kaki diberikan selama enam hari berturut-turut pada malam hari sebelum tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pijat refleksi kaki sebagai terapi nonfarmakologis. Selain itu, kualitas tidur mengalami perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya kesulitan memulai tidur, menurunnya frekuensi terbangun pada malam hari, serta meningkatnya kondisi tubuh yang lebih segar saat bangun tidur. Disimpulkan bahwa edukasi dan pijat refleksi kaki efektif meningkatkan pengetahuan serta kualitas tidur lansia yang mengalami insomnia dan berpotensi diterapkan sebagai intervensi keperawatan berbasis komunitas.
Copyrights © 2026