Abi Fashion sebagai brand busana syar’i masih menghadapi permasalahan rendahnya brand recognition akibat komunikasi visual pada media promosi digital yang belum konsisten dan belum optimal dalam membangun kedekatan dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode design thinking dalam perancangan media promosi Instagram melalui kampanye “Syar’i dari Hati” untuk mendukung pembentukan brand recognition Abi Fashion. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan tahapan design thinking meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan kuesioner kepada 60 responden menggunakan skala Likert 1–5. Analisis kuantitatif digunakan untuk mengukur persepsi audiens terhadap visual branding dan brand recognition, sedangkan analisis kualitatif dilakukan melalui analisis visual pada konten Reels dan Feed Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten promosi yang dirancang berpotensi membantu audiens mengenali, mengingat, dan membangun persepsi positif terhadap Abi Fashion dengan nilai rata-rata seluruh indikator berada pada kategori tinggi di atas 4,00. Temuan visual menunjukkan bahwa konsistensi elemen desain, penggunaan storytelling, serta integrasi nilai religius melalui tema “Syar’i dari Hati” berpotensi mendukung keterikatan emosional audiens terhadap brand. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan design thinking berpotensi menghasilkan media promosi Instagram yang lebih sesuai dengan kebutuhan audiens sekaligus mendukung penguatan brand recognition melalui pendekatan visual branding berbasis nilai religius.
Copyrights © 2026