Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi elemen desain komunikasi visual dalam membentuk alur pesan dan kejelasan informasi pada konten carousel Instagram Griya Luhu periode 2024–2025. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan dominasi kualitatif melalui desain embedded, mengintegrasikan tiga kerangka analisis, yakni Visual Grammar Kress dan van Leeuwen, semiotika Roland Barthes, serta prinsip desain komunikasi visual. Analisis dilakukan terhadap enam sampel konten carousel yang diperkuat dengan data survei terhadap 43 responden menggunakan skala Likert 1–5 dengan nilai reliabilitas instrumen α = 0,723. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten carousel Griya Luhu menerapkan pola struktural tiga bagian yang konsisten, yakni visual hook, penyajian isi, dan call to action, melalui kombinasi ilustrasi simbolik, fotografi kontekstual, warna kontras, dan hierarki tipografi. Analisis semiotika mengungkap bahwa elemen visual membangun makna konotatif positif terkait tanggung jawab lingkungan dan perilaku ramah lingkungan. Data survei mengonfirmasi tingkat pemahaman audiens yang tinggi dengan grand mean 4,57 dari skala 5 dan 91,5% responden memberikan skor ≥4. Temuan ini menunjukkan bahwa desain komunikasi visual pada media sosial berpotensi menjadi sarana edukasi lingkungan yang terukur dan efektif.
Copyrights © 2026