Penelitian ini fokus pada pengembangan bahan ajar IPAS berbasis diferensiasi untuk materi teknologi dan warisan budaya pada siswa kelas V SD Negeri Sukorejo. Latar belakang penelitian berasal dari rendahnya tingkat ketuntasan belajar, belum variatifnya sumber belajar yang tersedia di kelas, serta adanya perbedaan kesiapan dan kebutuhan belajar antar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dan Pengembangan produk dilakukan dengan model ADDIE yang mencakup analisis kebutuhan, desainan, pembuatan produk, penerapan terbatas, dan evaluasi. Data penelitian diperoleh dari validasi ahli media, validasi ahli materi, serta hasil pre-test dan post-test . Penilaian ahli menunjukkan skor 80% pada aspek media dan 88% pada aspek materi, sehingga produk berada pada kriteria layak hingga sangat layak. Dari sisi hasil belajar, Rata-rata nilai siswa meningkat dari 69 menjadi 88 dengan N-gain 0,6 pada kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki kelayakan isi dan tampilan yang baik serta dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar untuk membantu peningkatan prestasi belajar siswa kelas V.
Copyrights © 2026