Popularitas drama Boys Love (BL) mengalami lonjakan pesat di kalangan remaja Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong tingginya popularitas drama Boys’ Love (BL), dan merumuskan strategi penguatan pendidikan karakter Islam sebagai respon atas fenomena tersebut. Kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, dengan sumber data berupa artikel jurnal ilmiah, pemberitaan yang relevan, serta data dari platform digital seperti akun media sosial drama terkait dan layanan streaming yang ada di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa popularitas drama BL dipengaruhi oleh algoritma media sosial, tekanan sosial digital berupa Fear Of Missing Out (FOMO), representasi emosional dan visual yang dinilai menarik bagi penonton perempuan, serta budaya fandom lintas negara. Fenomena ini dipandang tidak selaras dengan konsep fitrah dan ketentuan syariat, sebab paparan yang berulang terhadap narasi romantis sesama jenis berpotensi ikut membentuk pergeseran persepsi hubungan serta normalisasi nilai yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, pendidikan karakter Islam melalui penguatan akidah , keterlibatan keluarga dan pendidik, serta literasi media berbasis nilai Islam diperlukan sebagai pendekatan preventif dan edukatif yang dialogis dalam menghadapi fenomena ini.
Copyrights © 2026