Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak pelaku UMKM yang belum melakukan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara tepat. Kondisi ini dapat menyebabkan penentuan harga jual yang kurang akurat sehingga memengaruhi tingkat keuntungan usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan Harga Pokok Produksi pada UMKM dan memberikan pendampingan dalam penerapan metode perhitungan yang sesuai. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis biaya produksi yang terdiri atas biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM belum memasukkan seluruh komponen biaya produksi dalam perhitungan HPP, terutama biaya overhead, sehingga nilai HPP yang diperoleh lebih rendah dari kondisi sebenarnya. Setelah dilakukan pendampingan dan perhitungan menggunakan metode yang tepat, diperoleh nilai HPP yang lebih akurat dan dapat dijadikan dasar dalam penetapan harga jual produk. Dengan demikian, penerapan perhitungan HPP yang benar dapat membantu UMKM meningkatkan efektivitas pengelolaan biaya, menentukan harga jual secara tepat, serta meningkatkan keberlanjutan dan daya saing usaha.
Copyrights © 2026