Bobot badan merupakan salah satu parameter penting dalam manajemen usaha peternakan sapi karena berkaitan dengan penentuan kebutuhan pakan, dosis obat dan vaksin, evaluasi pertumbuhan, serta penentuan nilai ekonomi ternak. Akan tetapi, sebagian besar peternak rakyat masih mengalami keterbatasan dalam mengakses timbangan ternak sehingga pendugaan bobot badan sering dilakukan secara visual yang berpotensi menimbulkan kesalahan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Tani Papua Mandiri Jaya Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire mengenai teknik pendugaan bobot badan sapi Bali menggunakan Rumus Djagra dan weight tape sebagai teknologi tepat guna. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2026 melalui dua tahapan utama, yaitu penyampaian materi dan praktik pengukuran secara langsung pada sapi Bali. Materi yang diberikan meliputi pentingnya bobot badan dalam manajemen peternakan, konsep dasar pendugaan bobot badan, penggunaan Rumus Djagra, serta teknik penggunaan weight tape. Selanjutnya peserta melakukan praktik pengukuran lingkar dada dan menghitung estimasi bobot badan berdasarkan rumus yang telah dipelajari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar pendugaan bobot badan serta mampu melakukan pengukuran lingkar dada secara mandiri menggunakan weight tape. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kapasitas peternak sehingga mampu menerapkan teknologi sederhana, murah, dan mudah diaplikasikan untuk mendukung efisiensi usaha peternakan sapi Bali di tingkat peternak rakyat. Pendampingan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan peternak terus meningkat dan mampu mendukung pengembangan peternakan sapi potong yang berdaya saing.
Copyrights © 2026