Penelitian bertujuan untuk menganalisis (1) tipologi spasial Kecamatan Kota Kefamenanu dengan kecamatan penghasil komoditas hortikultura, (2) keterkaitan wilayah kecamatan Kota Kefamenanu dengan kecamatan penghasil komoditas hortikultura. Kajian menggunakan metode survei dengan teknik sampel purposive sampling yang sebagai supplier komoditas tomat sebanyak 6 kecamatan yaitu: Kecamatan Kota Kefamenanu, Kecamatan Insana Utara, Kecamatan Insana Tengah, Kecamatan Insana Barat, Kecamatan Miomaffo Barat, Kecamatan Biboki Tanpah. Sampel responden sebanyak 60 yang terdistribusi merata di seluruh kecamatan dan secara proporsional mewakili petani dan pedagang. Hasil analisis indeks moran menunjukan bahwa nilai Indeks Moran pada komoditas tomat bernilai positif (0,384451) dan nilai Indeks Moran pada komoditas cabai menunjukkan nilai positif (0,705385). Nilai indeks moran tersebut berada pada rentang 0 < I ≤ 1 yang berarti terdapat autokorelasi spasial antar wilayah kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Utara dengan tingkat kekuatan keterkaitan spasial yang tergolong tinggi dan secara spasial pola sebarannya bersifat menggerombol (clustered). Selanjutnya hasil analisis gravitasi kecamatan-kecamatan sebagai hinterland dengan Kota Kefamenanu sebagai growth pole berbasis komoditas tomat dan cabai diperoleh variabel yang berpengaruh nyata adalah Jarak; sedangkan variabel produksi, harga, biaya angkut dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata.
Copyrights © 2026