Abdimas Mandalika
Vol 5, No 4 (2026): Juni

Pelatihan dan Edukasi Pada Ibu Balita dalam Pencegahan Stunting di Desa Karang Intan 1 sebagai Area Lahan Basah Kalimantan Selatan

Agianto Agianto (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Program Studi Ilmu Keperawatan Program Sarjana, Universitas Lambung Mangkurat.)
Fujiati Fujiati (Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat.)
Roselina Panghiyangani (Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat.)
Nelly Al Audah (Program Studi Kedokteran Program Sarjana, Universitas Lambung Mangkurat.)
Arief Budiarto (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. RSUD Ulin Banjarmasin)
Sukma Noor Akbar (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Program Studi Ilmu Psikologi, FKIK Universitas Lambung Mangkurat.)
Nanda Shaskia Larasaty (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Departemen Dermatologi Venereologi dan Estetika, Universitas Lambung Mangkurat.)
Puga Sharaz Wangi (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Rumah Sakit Umum Syifa Medika Banjarbaru)
Seri Wahyuni (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Prodi Diploma-III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya)
Danny Indrawardhana (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. RSD Idaman Kota Banjarbaru)
Dwi Purbayanti (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Departemen Tekhnologi Laboratorium Medik, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.)
Deby Kania Tri Putri (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Lambung Mangkurat.)
Nurul Hidayah (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Program Studi Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat,)
Muhammad Irwan Setiawan (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK, Universitas Lambung Mangkurat,)
Muhammad Fakhruddin Noor (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru)
Muhammad Iqbal (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. RSUD Ulin Banjarmasin)
Ary Nugraha (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Program Studi Kesmas, Fakultas Kesehatan dan Tekhnologi Informasi, Universitas Cahaya Bangsa.)
Muhammad Ikhwan Rizki (1. Program Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, Universitas Lambung Mangkurat. 2. Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Lambung Mangkurat.)



Article Info

Publish Date
15 Jun 2026

Abstract

Abstract: The prevalence of stunting in South Kalimantan remains high, requiring special attention in implementing more effective intervention programs. The purpose of community service activities is to increase knowledge and strengthen the active role of the community, especially mothers of toddlers, in preventing stunting and supporting the acceleration of reducing stunting prevalence. The method used was training and education for housewives in stunting prevention in Karang Intan Village. The target of the activity was 30 mothers with toddlers. The series of activities included a pre-test delivering educational materials on stunting, weighing practices, identifying stunting from body weight, and determining nutrition from simulations and practices. Interactive discussions and post-tests were conducted to evaluate the increase in knowledge of mothers of toddlers. The results of the activity showed a significant increase in knowledge, where at the pre-test stage, 86.6% were already in the good category, and after the intervention, all respondents (100%) were in the good category. Health education is effective in improving and strengthening the understanding of mothers of toddlers regarding stunting prevention.Abstrak: Prevalensi stunting di Kalimantan Selatan masih berada pada kategori tinggi, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam implementasi program intervensi yang lebih efektif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan, dan memperkuat peran aktif masyarakat khususnya ibu balita dalam mencegah stunting dan mendukung percepatan penurunan prevalensi stunting. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan edukasi pada ibu rumah tangga dalam pencegahan stunting di Desa Karang Intan. Sasaran kegiatan adalah 30 ibu yang memiliki balita. Rangkaian kegiatan berupa pre-test penyampaian materi edukasi tentang stunting, praktik penimbangan, identidfikasi stunting dari berat bada, penentuangizi dari simulasi dan praktik. Diskusi interaktif serta post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan ibu Balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana pada tahap pre-test sebesar 86,6% sudah berada pada kategori baik, dan setelah intervensi seluruh responden (100%) berada pada kategori baik. Edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan dan memperkuat pemahaman ibu balita terkait pencegahan stunting.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpam

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Computer Science & IT Education Environmental Science

Description

Journals that disseminate every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the community include; (1). The fields of science, Natural Sciences (Physics, Chemistry, Biology), Applied Sciences, Social, Cultural, Economics, Health, Law, Religion and ...