Jurnal Global Ilmiah
Vol. 3 No. 11 (2026): Jurnal Global Ilmiah

Implementasi Manajemen Fatigue Pada Aktivitas Drilling di PT Indodrill Indonesia Site Tumpang Pitu Operation (TBO), Banyuwangi: Analisis Risiko dan Evaluasi Efektivitas Program

Achmad Shadiq (Universitas Sahid Jakarta)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

Fatigue atau kelelahan kerja merupakan salah satu faktor manusia (human factor) yang berkontribusi signifikan terhadap terjadinya kecelakaan kerja di industri pertambangan, terutama pada aktivitas pengeboran (drilling) yang beroperasi selama 24 jam dengan sistem kerja shift, di mana pola istirahat yang tidak teratur meningkatkan risiko penurunan kewaspadaan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko fatigue pada aktivitas drilling di PT. Indodrill Indonesia Site Tumpang Pitu Operation (TBO), Banyuwangi, serta mengevaluasi efektivitas implementasi program Manajemen Fatigue dalam mengendalikan risiko tersebut, mengingat tuntutan operasional yang berlangsung tanpa henti. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis risiko berdasarkan standar ISO 31000:2018, prinsip-prinsip Fatigue Risk Management System (FRMS), dan Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), yang diterapkan secara terpadu. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan supervisor dan petugas HSE, telaah dokumen perusahaan, dan studi literatur, sehingga temuan dapat dikonfirmasi silang secara akurat dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber utama fatigue berasal dari durasi kerja yang panjang, kerja malam, kondisi lingkungan kerja, monotonitas pekerjaan, serta kualitas istirahat pekerja yang kurang memadai, yang saling memperberat apabila terjadi bersamaan. Implementasi program manajemen fatigue yang meliputi pengaturan roster kerja, monitoring jam kerja, toolbox meeting, pemeriksaan fitness for work, edukasi tentang fatigue, dan pengawasan supervisor terbukti mampu menurunkan tingkat risiko fatigue dari kategori tinggi menjadi kategori sedang, yang menunjukkan perbaikan berarti terhadap keselamatan pekerja. Evaluasi menunjukkan bahwa efektivitas program sangat dipengaruhi oleh komitmen manajemen, budaya keselamatan, kepatuhan pekerja, dan keberadaan sistem monitoring yang berkelanjutan, yang menegaskan pengendalian teknis semata tidak cukup tanpa dukungan organisasi konsisten.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ji

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Medicine & Pharmacology Social Sciences

Description

Jurnal Global Ilmiah merupakan jurnal ilmiah dalam bentuk penelitian dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal ini diterbitkan setiap bulan oleh International Journal Labs. Jurnal Global Ilmiah menyediakan sarana untuk diskusi berkelanjutan tentang isu-isu relevan yang termasuk dalam fokus dan ruang ...