Dalam era digital, media sosial menjadi sarana utama remaja dalam membangun identitas sosial dan mencari validasi. Kebutuhan afirmasi daring—berupa pencarian perhatian dan pengakuan melalui platform digital—diperkirakan berperan dalam munculnya Fear of Missing Out (FoMO), yaitu kecemasan kehilangan informasi atau pengalaman sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kebutuhan afirmasi daring dan FoMO pada remaja pengguna media sosial di SMP Negeri 26 Tangerang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 24 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kebutuhan afirmasi daring dan tingkat FoMO. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan literasi digital, strategi intervensi pendidikan, serta upaya kesehatan mental untuk mendukung kesejahteraan remaja di era media sosial.
Copyrights © 2026