Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai komunikasi spiritual dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa, sebuah karya sinematik yang sarat akan muatan religius dan refleksi spiritual. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan analisis isi, peneliti mengkaji elemen-elemen film seperti narasi, dialog, sinematografi, serta ekspresi visual yang merepresentasikan komunikasi spiritual antara tokoh utama dan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat berbagai bentuk komunikasi spiritual, mulai dari krisis iman, pemberontakan terhadap Tuhan, pencarian makna hidup, hingga transformasi spiritual yang ditandai dengan penerimaan, keikhlasan, dan cinta ilahi tanpa syarat. Nilai-nilai spiritual seperti pertobatan, pengakuan dosa, tawakal, dzikir, dan kesadaran eksistensial tergambar kuat melalui ekspresi tokoh utama, Kiran. Film ini membuktikan bahwa komunikasi spiritual tidak selalu hadir dalam bentuk yang harmonis dan tenang, namun juga bisa muncul dari konflik batin dan penderitaan yang mendalam. Hal ini menguatkan bahwa spiritualitas merupakan pengalaman personal yang dinamis dan kompleks. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu komunikasi, khususnya dalam ranah komunikasi spiritual di media massa, serta menjadi bahan refleksi bagi masyarakat dalam memahami relasi manusia dengan Tuhan melalui media visual.
Copyrights © 2026