Tradisi pemamanan merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Alas Kutacane yang tetap dipertahankan sebagai bagian dari sistem kekerabatan dan mengandung nilai-nilai yang selaras dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejarah perkembangan tradisi pemamanan serta mengkaji integrasi nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dokumen adat, dan penelitian terdahulu, kemudian dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi, content analysis, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pemamanan tidak hanya berfungsi sebagai prosesi adat, tetapi juga memperkuat sistem kekerabatan melalui peran paman sebagai figur yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial. Tradisi ini mengintegrasikan nilai silaturahmi, tanggung jawab keluarga, ta'āwun, keadilan, dan perlindungan keluarga yang selaras dengan prinsip maqāṣid syarī'ah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi pemamanan merupakan mekanisme penguatan ketahanan keluarga dan modal sosial masyarakat Alas yang tetap relevan dengan nilai-nilai Islam.
Copyrights © 2026