Pembelajaran Fiqih dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di lingkungan pendidikan Islam seringkali masih menggunakan metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga menyebabkan siswa merasa bosan, kurang tertarik, dan sulit memahami materi yang bersifat aturan hukum maupun peristiwa sejarah. Materi Fiqih yang sarat dengan aturan praktis dan materi SKI yang berisi uraian peristiwa masa lalu memerlukan pendekatan pembelajaran yang mampu menyesuaikan dengan gaya belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain multimedia pembelajaran berbasis model VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam dan dalil Al-Qur’an, serta menganalisis efektivitas konsep tersebut dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengacu pada model desain pembelajaran. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa desain multimedia berbasis VAK mampu mengakomodasi tiga jenis gaya belajar utama siswa: elemen visual berupa gambar, peta, dan diagram; elemen auditori berupa narasi, bacaan ayat Al-Qur’an, dan penjelasan materi; serta elemen kinestetik berupa simulasi, latihan interaktif, dan aktivitas praktik. Berdasarkan kajian dalil Al-Qur’an, pembelajaran yang beragam dan bertahap sangat dianjurkan karena selaras dengan prinsip penyampaian wahyu yang dilakukan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Kesimpulan dari penulisan ini adalah desain multimedia berbasis VAK sangat relevan dan efektif diterapkan pada pembelajaran Fiqih dan SKI, karena mampu menjadikan materi lebih konkret, menarik, dan mudah dipahami, sekaligus memperkuat landasan hukum dan sejarah yang bersumber dari ajaran Islam.
Copyrights © 2026