Journal of Geospatial Science and Technology
Vol 4 No 1 (2026): Journal of Geospatial Science and Technology

Perbandingan Hasil Perhitungan Volume Menggunakan Fotogrametri Sudut Tegak dan Sudut Miring (Studi Kasus: Dome Nikel PT Weda Bay Nickel)

Ahmad Husni Haris Ramadhan (Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

PT Weda Bay Nickel (WBN) merupakan salah satu perusahaan pertambangan nikel yang melakukan pemantauan produksi dengan menghitung volume tumpukan material (dome). PT WBN menggunakan fotogrametri sudut tegak yang dinilai efisien untuk banyak dome, sedangkan perusahaan mitra menggunakan metode terestrial GNSS karena keterbatasan alat. Nilai volume dari setiap perusahaan dievaluasi nilai densitasnya dengan Interval Densitas Material (IDM) untuk menentukan data volume yang digunakan dalam catatan stock opname. Jika densitas dari PT WBN lebih mendekati IDM, maka volume dari PT WBN digunakan dan sebaliknya. Akibatnya terjadi masalah inkonsistensi data volume yang digunakan dalam catatan stock opname. Kajian ini membandingkan dan menguji salah satu metode alternatif untuk meminimalisir permasalahan tersebut, yaitu fotogrametri metode sudut miring, yang andal dalam akuisisi data objek kompleks. Kegiatan ini berlokasi di tempat penyimpanan material tambang nikel, yaitu Permanent Ore Stationary (POS) 12 PT WBN, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Indonesia. Objek yang digunakan adalah dome nikel sebanyak 5 buah. Metode yang digunakan untuk akuisisi fotogrametri yaitu metode sudut tegak dan fotogrametri sudut miring 45° , 60°, dan 75° dengan menggunakan mode Post Processing Kinematik (PPK), serta menggunakan metode terestrial dengan GNSS sebagai pembanding. Kajian ini juga membahas mengenai uji akurasi horizontal dan vertikal, uji volume serta uji densitas. Berdasarkan hasil perhitungan RMSE volume dan RMSE densitas pada lima buah dome, metode sudut 75° menunjukkan nilai terkecil yaitu secara berurutan 461,836 m3 dan 0,080 ton/m3. Menunjukkan keakuratan dan kedekatan terhadap data terestrialnya, sementara itu nilai RMSE volume dan RMSE densitas terbesar berada pada sudut 60° dengan nilai berurutan yaitu 597,217 m3 dan 0,121 ton/m3. Hal ini memperkuat fakta bahwa data citra sudut miring mampu meningkatkan ketepatan model 3D, baik dari segi volume maupun segi kepadatan materialnya serta dapat direkomendasikan untuk meminimalisir terjadinya inkonsistensi perhitungan volume dome nikel.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jgst

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Engineering

Description

Journal of Geospatial Sciences and Technology (JGST) is a national and international peer-reviewed journal published by Department of Earth Technology, Vocational College, Universitas Gadjah Mada and covers all aspects and information on scientific and technical advances in geospatial sciences and ...