Indonesia dan Malaysia sebagai negara dengan keberagaman budaya, agama, dan etnis menghadapi tantangan besar dalam membangun perdamaian sosial. Pendidikan Islam memiliki potensi besar untuk menanamkan nilai-nilai toleransi yang relevan dalam konteks masyarakat plural. Artikel ini bertujuan menganalisis kontribusi pendidikan Islam terhadap perdamaian di kedua negara melalui pengintegrasian nilai-nilai toleransi dalam kurikulum, metode pengajaran inklusif, dan karakter pendidikan. Metode yang digunakan adalah descriptive literature review. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan pendidikan Islam, toleransi, multikulturalisme, dan perdamaian sosial di Indonesia dan Malaysia. Data kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi persamaan, perbedaan, tantangan, dan strategi penerapan pendidikan Islam berbasis toleransi di kedua negara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mengadopsi pendekatan multikultural, menggunakan strategi pengajaran yang inklusif, dan memperkuat pendidikan karakter, pendidikan Islam dapat menjadi pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang harmonis. Artikel ini juga memberikan rekomendasi strategi untuk memperkuat peran pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia.
Copyrights © 2026