Telefarmasi merupakan layanan kefarmasian oleh apoteker yang terdaftar melalui pemanfaatan teknologi komunikasi kepada pasien dari jarak jauh. Kesediaan penggunaan telefarmasi ini didukung dengan adanya persepsi pasien mengenai telefarmasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan hubungan pengetahuan dan persepsi pasien mengenai layanan telefarmasi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini merupakan pasien yang berkunjung ke Apotek X KOTA DENPASAR dengan kriteria inklusi berusia 17 tahun dan kriteria eksklusi yaitu tidak mengisi kuesioner secara lengkap. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling. Data diambil melalui pengisian kuesioner langsung oleh responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien di Apotek X Kota Denpasar memiliki pengetahuan yang baik (55%) dan persepsi yang positif (96%) mengenai telefarmasi. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan persepsi (p = 0,000) dengan kekuatan hubungan cukup dan arah hubungan positif (r = 0,479).
Copyrights © 2026