Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan perempuan Bali dalam pengembangan UMKM di Kota Denpasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan teori kebijakan publik, teori Gender and Development, dan teori pemberdayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan Bali dalam pengembangan UMKM didukung oleh kebijakan pemerintah daerah melalui pelatihan, pendampingan, fasilitasi permodalan, dan penguatan kapasitas usaha. Pemberdayaan tersebut meningkatkan akses perempuan terhadap sumber daya ekonomi, pengetahuan, dan informasi, memperkuat partisipasi dalam pengelolaan usaha dan pengambilan keputusan, serta meningkatkan kontribusi terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga. Kendala yang masih dihadapi meliputi keterbatasan literasi keuangan, kemampuan manajerial, pemanfaatan teknologi digital, dan akses pemasaran yang memengaruhi daya saing usaha. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas perempuan pelaku UMKM melalui peningkatan kompetensi manajemen usaha, literasi keuangan, pemasaran digital berbasis media sosial dan marketplace, serta pengembangan jejaring usaha guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM.
Copyrights © 2026