Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi Android mitigasi bencana berbasis Virtual Reality (VR) yang terintegrasi dengan website bermuatan kearifan lokal untuk edukasi mitigasi bencana di MIS Nurul Huda Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg dan Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap, meliputi studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan produk awal, uji ahli, revisi, uji coba terbatas, dan revisi akhir. Subjek uji coba berjumlah 60 siswa kelas VI. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert empat poin dan lembar observasi. Hasil validasi ahli media memperoleh skor rata-rata 88,5% (sangat layak), ahli materi 91,2% (sangat layak), dan ahli kearifan lokal 86,7% (sangat layak). Hasil uji coba lapangan menunjukkan respons siswa terhadap aspek konten mencapai 91,6% (sangat baik), aspek teknologi VR 88,3% (sangat baik), aspek kearifan lokal 89,5% (sangat baik), aspek kemudahan penggunaan 90,8% (sangat baik), dan aspek dampak pembelajaran 92,5% (sangat baik). Simulasi VR gempa bumi, banjir bandang, dan kebakaran berhasil meningkatkan pemahaman prosedur evakuasi siswa sebesar 38,4%. Integrasi nilai kearifan lokal berupa rumah Sonaf, sistem gotong royong, dan pembacaan tanda alam memperkaya konteks budaya pembelajaran. Aplikasi terbukti efektif, layak, dan mendapat respons sangat positif dari siswa MIS Nurul Huda Soe untuk mendukung edukasi mitigasi bencana.
Copyrights © 2026