Ikan baung (Hemibagrus nemurus) merupakan ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Namun, dalam budidayanya ikan baung masih menghadapi permasalahan berupa laju pertumbuhan yang lambat dan tingkat kelulushidupan yang rendah, yang diduga disebabkan oleh rendahnya efisiensi pakan. Pakan sendiri merupakan komponen biaya terbesar dalam budidaya sehingga diperlukan upaya peningkatan efisiensi pakan. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan eco-enzyme pada pakan. Eco-enzyme merupakan hasil fermentasi bahan organik yang mengandung berbagai enzim seperti amilase, protease, dan lipase yang berperan dalam meningkatkan daya cerna dan pemanfaatan nutrisi pakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis eco-enzyme terbaik dan untuk mengetahui pengaruh pemberian eco-enzyme pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan Baung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, perlakuannya, yaitu P0 (Kontrol), P1 (30 mL/kg pakan), P2 (40 mL/kg pakan), P3 (50 mL/kg pakan), dan P4 (60 mL/kg pakan). Ikan yang digunakan berukuran panjang 4-6 cm dengan padat tebar 24 ekor/m3. Ikan dipelihara selama 56 hari dengan frekuensi pemberian pakan sebanyak tiga kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian eco-enzyme pada pakan mampu memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ikan baung. Dosis eco-enzyme sebanyak 40 mL/kg pakan memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan ikan baung yaitu laju pertumbuhan spesifik, efisiensi pakan, dan kelulushidupan masing-masing sebesar 5,36%, 81,09% dan 91,66%.
Copyrights © 2026