Bagan apung merupakan alat tangkap dominan di Kepulauan Anambas yang sangat bergantung pada penggunaan cahaya untuk menarik ikan target. Meskipun penggunaan Light Emitting Diode (LED) telah meluas, nelayan masih menghadapi tantangan dalam menentukan warna lampu yang paling efektif pada saat proses hauling untuk mengoptimalkan hasil tangkapan Ikan teri (Stolephorus sp.). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan efektivitas warna LED hijau dan merah terhadap hasil tangkapan ikan teri selama proses hauling. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan dengan mengikuti proses kegiatan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap bagan apung. Analisis data menggunakan proporsi hasil tangkapan dan uji t-student untuk membandingkan rata-rata berat dan jumlah individu hasil tangkapan. Hasil penelitian menunjukkan intensitas LED hijau sebesar 41 x10-2 W/m2, dengan total tangkapan ikan teri sebanyak 11.274 kg, 2,306 individu (36,22%). Sedangkan intensitas LED merah yaitu 22 x10-2 W/m², ikan teri yang dihasilkan sebesar 7.232 kg, 1,480 individu (29,69%). Nilai uji-t LED hijau dan merah terhadap berat dan individu main catch ikan teri yaitu 0.014 ≤ 0.05 (berpengaruh signifikan). Sehingga LED hijau secara signifikan lebih efektif dibandingkan LED merah terhadap ikan teri ketika proses hauling. Perbedaan nyata tersebut dipengaruhi oleh karakteristik spektrum LED hijau yang memiliki intensitas tinggi dan panjang gelombang yang rendah (485-565 nm) sehingga memiliki daya tembus cahaya lebih dalam, dan memberikan respons fototaksis positif yang lebih kuat pada ikan teri. Penggunaan LED hijau direkomendasikan bagi nelayan bagan apung untuk meningkatkan produktivitas penangkapan ketika hauling
Copyrights © 2026