Abstrak Hipertensi merupakan penyakit kronis yang sering ditemukan pada lansia akibat perubahan fisiologis proses penuaan. Penurunan elastisitas pembuluh darah menyebabkan peningkatan tekanan darah yang meningkatkan risiko komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, gangguan ginjal, serta penurunan kualitas hidup. Kondisi ini memerlukan asuhan keperawatan gerontik yang komprehensif melalui pendekatan service excellence. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan asuhan keperawatan gerontik berbasis service excellence pada lansia dengan hipertensi guna menurunkan keluhan dan meningkatkan kondisi kesehatan pasien. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, penentuan diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada Ny. D di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai, dilaksanakan pada 10–13 Maret 2026. Intervensi meliputi teknik slow deep breathing, senam hipertensi, kompres hangat, edukasi kesehatan, serta terapi farmakologis (Amlodipine 5 mg). Hasil menunjukkan penurunan tekanan darah dari 160/90 mmHg menjadi 140/80 mmHg, penurunan skala nyeri dari 7 menjadi 4, perbaikan kualitas tidur, serta peningkatan toleransi aktivitas. Kesimpulan, penerapan asuhan keperawatan gerontik berbasis service excellence dengan kombinasi terapi farmakologis dan nonfarmakologis efektif memperbaiki kondisi serta meningkatkan kualitas hidup lansia dengan hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Lansia, Asuhan Keperawatan Gerontik, Service Excellence, Slow Deep Breathing
Copyrights © 2026