Anemia dan masalah kesehatan mental masih menjadi tantangan utama dalam kesehatan remaja karena dapat memengaruhi kualitas hidup, prestasi belajar, dan produktivitas pada masa mendatang. Optimalisasi Posyandu Remaja berbasis sekolah merupakan salah satu strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan literasi kesehatan serta mendorong perilaku hidup sehat pada remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan Posyandu Remaja berbasis sekolah melalui edukasi kesehatan, skrining kesehatan, dan pemberdayaan kader sebaya sebagai upaya pencegahan anemia dan peningkatan kesehatan mental remaja di wilayah kerja Puskesmas Poleang Selatan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 36 remaja putri. Intervensi meliputi edukasi mengenai anemia, gizi seimbang, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dan kesehatan mental, skrining kesehatan, pelatihan kader sebaya, serta evaluasi melalui observasi dan penilaian keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan mencapai indikator keterampilan yang telah ditetapkan dalam memahami materi mengenai pencegahan anemia, kesehatan mental, dan peran kader sebaya. Selain meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta, kegiatan ini juga memperkuat kapasitas kader sebaya sebagai agen promosi kesehatan serta mempererat kolaborasi antara sekolah dan Puskesmas Poleang Selatan dalam mendukung keberlanjutan Posyandu Remaja berbasis sekolah. Program ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi, skrining kesehatan, dan pemberdayaan kader sebaya merupakan pendekatan yang potensial untuk mendukung penguatan layanan promotif dan preventif bagi kesehatan remaja di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026