Zamli
Universitas Mega Buana Palopo

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

INTERVENSI EDUKASI ANEMIA PADA ANAK REMAJA PUTRI DI SMPN 4 MALILI KABUPATEN LUWU TIMUR Musriadi; Zamli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.616

Abstract

Latar belakang: Permasalahan sampah akibat perilaku membuang sampah sembarangan masih menjadi isu lingkungan yang krusial di berbagai wilayah, termasuk di pedesaan. Rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya fasilitas pengelolaan sampah, serta minimnya edukasi menjadi tantangan utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku peduli lingkungan melalui pendekatan edukatif dan aplikatif. Metode: Pendekatan partisipatif melalui observasi, penyuluhan, praktik langsung pembuatan pagar tanaman dari limbah kayu, serta pemanfaatan sekam padi sebagai media tanam. Kegiatan ini melibatkan ibu rumah tangga, pemuda, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil: Menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan warga mengenai prinsip pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta keterlibatan aktif dalam aksi kebersihan lingkungan. Warga mulai memilah sampah, melakukan daur ulang sederhana, dan mengusulkan sarana pendukung seperti tempat sampah terpilah. Meskipun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan fasilitas dan kebiasaan lama, antusiasme warga menjadi indikator keberhasilan pendekatan yang diterapkan. Kesimpulan: Program DAMSA PALI berhasil menjadi model edukasi lingkungan berbasis komunitas yang efektif dan berkelanjutan serta dapat direplikasi di wilayah lain yang menghadapi permasalahan serupa.
OPTIMALISASI POSYANDU REMAJA BERBASIS SEKOLAH UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA DAN KESEHATAN MENTAL DI PUSKESMAS POLEANG SELATAN Wa Ode Shafitri Harfin; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia dan masalah kesehatan mental masih menjadi tantangan utama dalam kesehatan remaja karena dapat memengaruhi kualitas hidup, prestasi belajar, dan produktivitas pada masa mendatang. Optimalisasi Posyandu Remaja berbasis sekolah merupakan salah satu strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan literasi kesehatan serta mendorong perilaku hidup sehat pada remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan Posyandu Remaja berbasis sekolah melalui edukasi kesehatan, skrining kesehatan, dan pemberdayaan kader sebaya sebagai upaya pencegahan anemia dan peningkatan kesehatan mental remaja di wilayah kerja Puskesmas Poleang Selatan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 36 remaja putri. Intervensi meliputi edukasi mengenai anemia, gizi seimbang, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dan kesehatan mental, skrining kesehatan, pelatihan kader sebaya, serta evaluasi melalui observasi dan penilaian keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan mencapai indikator keterampilan yang telah ditetapkan dalam memahami materi mengenai pencegahan anemia, kesehatan mental, dan peran kader sebaya. Selain meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta, kegiatan ini juga memperkuat kapasitas kader sebaya sebagai agen promosi kesehatan serta mempererat kolaborasi antara sekolah dan Puskesmas Poleang Selatan dalam mendukung keberlanjutan Posyandu Remaja berbasis sekolah. Program ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi, skrining kesehatan, dan pemberdayaan kader sebaya merupakan pendekatan yang potensial untuk mendukung penguatan layanan promotif dan preventif bagi kesehatan remaja di lingkungan sekolah.
PEMBERDAYAAN KADER IMP MELALUI PENYULUHAN ALAT KONTRASEPSI UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS EDUKASI PASANGAN USIA SUBUR Rimba Saidy Djaja; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai keluarga berencana dan penggunaan alat kontrasepsi masih menjadi salah satu tantangan dalam mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana. Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam penyampaian komunikasi, informasi, dan edukasi kepada Pasangan Usia Subur (PUS), sehingga peningkatan kapasitas kader menjadi kebutuhan yang penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader IMP dalam memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai alat kontrasepsi keluarga berencana kepada Pasangan Usia Subur di wilayah kerja UPT DPPKB Kecamatan Banggae Timur. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi alat kontrasepsi, simulasi penyuluhan, dan evaluasi melalui observasi terhadap praktik peserta. Sebanyak 20 kader IMP mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 17 peserta (85%) telah terampil dalam menyampaikan penyuluhan mengenai alat kontrasepsi keluarga berencana, sedangkan 3 peserta (15%) masih memerlukan pendampingan lanjutan. Selain meningkatkan keterampilan penyuluhan, kegiatan ini juga memperkuat kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri kader dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendukung penguatan peran kader sebagai mitra UPT DPPKB dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana. Dengan demikian, pemberdayaan kader melalui penyuluhan, demonstrasi, dan simulasi terbukti menjadi pendekatan yang efektif untuk memperkuat kapasitas kader dalam mendukung penyebarluasan informasi keluarga berencana di tingkat masyarakat.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DI SMA NEGERI 2 LAKUDO KABUPATEN BUTON TENGAH Jumniah; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung terbentuknya sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Namun, keterbatasan akses terhadap informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi masih menjadi tantangan yang dihadapi sebagian remaja, sehingga diperlukan upaya edukasi yang sistematis melalui lingkungan sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan membangun sikap positif remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui program edukasi di SMA Negeri 2 Lakudo, Kabupaten Buton Tengah. Kegiatan dilaksanakan selama satu minggu dengan melibatkan 55 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, pre-test, penyuluhan menggunakan ceramah interaktif, diskusi dan tanya jawab, simulasi, pendampingan, serta evaluasi melalui post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebanyak 50 peserta (90,91%) mampu memahami dan menjelaskan kembali materi kesehatan reproduksi yang diberikan, sedangkan 5 peserta (9,09%) masih memerlukan pendampingan lebih lanjut. Selain menunjukkan capaian pemahaman peserta terhadap materi, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran serta memperkuat kolaborasi antara tim pelaksana dan pihak sekolah dalam pelaksanaan promosi kesehatan remaja. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi berbasis sekolah dapat menjadi salah satu strategi promotif yang efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja serta mendukung pembentukan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.
PROGRAM REMAJA SEHAT BEBAS ANEMIA MELALUI EDUKASI GIZI DAN PENCEGAHAN ANEMIA DI SMP NEGERI 5 PAMBOANG KABUPATEN MAJENE Arnita Pianita Ayu Saputri; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada remaja masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan, kemampuan belajar, produktivitas, serta kualitas kesehatan pada masa dewasa. Rendahnya pengetahuan mengenai gizi seimbang dan pencegahan anemia menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya anemia pada kelompok usia remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif melalui kegiatan edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja mengenai gizi seimbang serta pencegahan anemia di SMP Negeri 5 Pamboang, Kabupaten Majene. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi melalui ceramah interaktif, demonstrasi pemilihan makanan bergizi, diskusi, tanya jawab, serta pembagian leaflet sebagai media edukasi. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi partisipasi peserta, sesi tanya jawab, dan penilaian terhadap kemampuan peserta dalam menjelaskan kembali materi yang telah diberikan. Kegiatan diikuti oleh 20 siswa selama satu minggu. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) mampu menjelaskan kembali materi mengenai penyebab, faktor risiko, dampak, serta upaya pencegahan anemia melalui penerapan gizi seimbang dan konsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan. Selain itu, kegiatan memperoleh partisipasi aktif dari peserta dan mendapat dukungan dari pihak sekolah dalam penguatan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Kegiatan edukasi gizi berbasis sekolah menunjukkan potensi sebagai salah satu upaya promotif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja mengenai pencegahan anemia serta mendukung pelaksanaan promosi kesehatan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM POSBINDU UNTUK DETEKSI DINI HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Hastuti; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes melitus, merupakan penyebab utama meningkatnya morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap keterlambatan diagnosis dan meningkatnya risiko komplikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan deteksi dini hipertensi dan diabetes melitus melalui pemberdayaan berbasis Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Kegiatan dilaksanakan pada 1–7 Juni 2026 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, dengan melibatkan 30 peserta masyarakat dewasa dan lanjut usia. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif dan diskusi, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah, konseling kesehatan, serta evaluasi melalui observasi terhadap pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sebanyak 27 peserta (90%) dinyatakan telah memahami faktor risiko, deteksi dini, dan langkah-langkah pencegahan hipertensi serta diabetes melitus, sedangkan 3 peserta (10%) masih memerlukan pendampingan lanjutan. Kegiatan ini juga memperkuat pelaksanaan Posbindu PTM sebagai media edukasi dan deteksi dini penyakit tidak menular di masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Posbindu PTM berpotensi mendukung upaya promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi dan diabetes melitus di tingkat komunitas.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU DALAM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS WAWORETE, KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Ismawati Hilda; Zamli
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memiliki peran penting dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita melalui pelayanan kesehatan dasar di tingkat masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan Posyandu sangat dipengaruhi oleh kompetensi kader dalam melakukan pengukuran antropometri, pencatatan hasil pemantauan, interpretasi pertumbuhan dan perkembangan, serta pemberian edukasi kepada orang tua balita. Berdasarkan hasil observasi awal di UPTD Puskesmas Waworete, Kabupaten Konawe Kepulauan, masih ditemukan kader yang memerlukan penguatan keterampilan dalam pelaksanaan tugas tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan kader Posyandu dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada 30 kader Posyandu melalui tahapan persiapan, penyuluhan, demonstrasi dan praktik, evaluasi, serta tindak lanjut. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi keterampilan yang meliputi kemampuan melakukan pengukuran antropometri, pencatatan pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), interpretasi hasil pemantauan, serta pemberian edukasi kepada orang tua balita. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebanyak 23 peserta (76,7%) telah memenuhi indikator keterampilan, sedangkan 7 peserta (23,3%) masih memerlukan pendampingan lanjutan. Kegiatan pengabdian ini memberikan capaian yang baik dalam membekali sebagian besar kader dengan keterampilan dasar pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita. Pendampingan dan pembinaan secara berkala diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi kader dalam mendukung kualitas pelayanan Posyandu.