Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung terbentuknya sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Namun, keterbatasan akses terhadap informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi masih menjadi tantangan yang dihadapi sebagian remaja, sehingga diperlukan upaya edukasi yang sistematis melalui lingkungan sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan membangun sikap positif remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui program edukasi di SMA Negeri 2 Lakudo, Kabupaten Buton Tengah. Kegiatan dilaksanakan selama satu minggu dengan melibatkan 55 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, pre-test, penyuluhan menggunakan ceramah interaktif, diskusi dan tanya jawab, simulasi, pendampingan, serta evaluasi melalui post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebanyak 50 peserta (90,91%) mampu memahami dan menjelaskan kembali materi kesehatan reproduksi yang diberikan, sedangkan 5 peserta (9,09%) masih memerlukan pendampingan lebih lanjut. Selain menunjukkan capaian pemahaman peserta terhadap materi, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran serta memperkuat kolaborasi antara tim pelaksana dan pihak sekolah dalam pelaksanaan promosi kesehatan remaja. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi berbasis sekolah dapat menjadi salah satu strategi promotif yang efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja serta mendukung pembentukan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026