Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)

Pemberdayaan Orang Tua Balita dalam Memberikan Stimulasi Perkembangan Balita di Desa Pranan, Sukoharjo

Eufrasya Gabrielle Kezia Adeline (Universitas Sebelas Maret)
Ika Sumiyarsi Sukamto (Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

Masa balita (bawah lima tahun) merupakan masa anak-anak berusia 12-59 bulan atau satu hingga lima tahun. Periode ini disebut the golden period karena sel otak anak mengalami proses tumbuh kembang yang pesat. Diperlukan adanya upaya untuk mendukung proses tersebut karena data WHO pada tahun 2020 menunjukkan sebanyak 149,2 juta balita mengalami gangguan perkembangan. Salah satu faktor yang memengaruhi proses perkembangan adalah pemberian stimulasi. Stimulasi pada aspek perkembangan balita dapat mendukung kemampuan belajar, bersosialisasi, dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan anak di masa mendatang. Pemberian stimulasi pada anak dipengaruhi oleh pengetahuan orang tua tentang stimulasi dini. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan serta keterampilan orang tua balita di Dukuh Sudan, Desa Pranan dalam membuat mainan stimulasi perkembangan anak. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskripti serta penelitian menggunakan desain pre-eksperimental melalui pendekatan one grup pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor pre-test sebesar 60,68 dan rata-rata skor post-test sebesar 86,82. Analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan hasil nilai signifikansi sebesar 0,000 sehingga rata-rata skor menunjukkan peningkatan. Pemberian edukasi dan pelatihan terkait cara membuat mainan edukasi terbukti meningkatkan pengetahuan orang tua balita di Dukuh Sudan, Desa Pranan terkait pentingnya pemberian stimulasi perkembangan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JS

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Education Public Health Social Sciences

Description

Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut ...