Gunung Slamet merupakan gunung api aktif di Jawa Tengah dengan kondisi geologi yang dipengaruhi aktivitas vulkanik dan tektonik. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi anomali magnetik serta mengidentifikasi struktur bawah permukaan Gunung Slamet menggunakan metode geomagnetik dengan pendekatan forward modelling. Data yang digunakan berupa data anomali magnetik sekunder Earth Magnetic Anomaly Grid (EMAG2) yang diolah menggunakan Oasis Montaj melalui tahapan pembuatan peta Total Magnetic Intensity (TMI), transformasi Reduce to Pole (RTP), pemisahan anomali regional dan residual menggunakan upward continuation, serta forward modelling dua dimensi. Hasil penelitian menunjukkan nilai anomali TMI berkisar antara −75 hingga 165 nT. Model bawah permukaan mengindikasikan keberadaan satuan Qhv, Qa, Tnsb, Tmsb, dan basement, serta intrusi magmatik pada kedalaman sekitar 6–8 km yang berkaitan dengan struktur sesar. Hasil ini menunjukkan bahwa metode geomagnetik berbasis data EMAG2 efektif untuk menginterpretasikan struktur bawah permukaan Gunung Slamet.
Copyrights © 2026