Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu pendekatan yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka karena memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar sesuai dengan kesiapan, minat, dan kebutuhannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru, serta mengkaji peluang pengembangannya dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan desain narrative literature review dengan prosedur meliputi identifikasi, seleksi, telaah, dan sintesis literatur yang relevan. Objek penelitian berupa 25 referensi yang terdiri atas artikel penelitian, artikel literature review, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang diperoleh melalui Google Scholar, Garuda, DOAJ, Crossref, serta dokumen resmi Kemendikbudristek dan UNESCO. Data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi, kemudian dianalisis melalui analisis isi (content analysis) dan sintesis tematik (thematic synthesis). Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada PJOK dapat dilakukan melalui penyesuaian konten, proses, performa, lingkungan belajar, dan asesmen berdasarkan karakteristik peserta didik. Implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kompetensi guru, keterbatasan waktu, jumlah peserta didik, sarana pembelajaran, dan kompleksitas asesmen. Kajian ini juga menghasilkan Siklus Pembelajaran Berdiferensiasi Adaptif pada PJOK sebagai model konseptual yang mengintegrasikan asesmen, diferensiasi aktivitas, umpan balik, dan refleksi pembelajaran secara berkelanjutan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka
Copyrights © 2026