Adolescence is a developmental stage characterized by complex emotional changes and an increasing need for psychological support from the family environment. Rapid emotional fluctuations, identity exploration, and heightened social sensitivity often create challenges in parent–adolescent relationships. These conditions require parents to develop adequate emotion regulation and psychological reflective capacities in order to provide adaptive parenting. This community service program aimed to strengthen parents’ roles in emotion regulation, psychological reflection, and the management of adolescents’ potential through a reflective journaling approach. The program was conducted at SMP M Pabuaran, Bogor Regency, involving 65 parents of students from grades VII, VIII, and IX. A participatory method was employed, including interactive lectures, group discussions, role-playing activities, and guided expressive writing practices. The results indicated that parents gained new insights into the importance of emotion regulation in adolescent parenting and became more aware of their own emotional patterns that influence interactions with their children. Moreover, journaling activities facilitated parents’ reflective abilities, enhanced their understanding of adolescents’ emotional needs, and supported the development of more positive and realistic parenting strategies. These findings suggest that reflective journaling can serve as a simple, applicable, and sustainable psychoeducational tool to support emotion-based and reflective parenting practices in school-based community programs. ABSTRAKMasa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai oleh dinamika emosional yang kompleks serta meningkatnya kebutuhan akan dukungan psikologis dari lingkungan keluarga. Perubahan emosi yang cepat, pencarian identitas diri, dan sensitivitas sosial sering kali memunculkan tantangan baru dalam relasi orang tua dan anak. Kondisi ini menuntut orang tua untuk memiliki kemampuan regulasi emosi dan refleksi psikologis yang memadai agar dapat menjalankan peran pengasuhan secara adaptif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran orang tua dalam pengelolaan emosi, pengembangan refleksi psikologis, serta pendampingan potensi anak melalui pendekatan journaling reflektif. Program dilaksanakan di SMP M Pabuaran, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan 65 orang tua siswa kelas VII, VIII, dan IX. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi peran, dan praktik expressive writing yang terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya regulasi emosi dalam pengasuhan remaja serta mampu mengenali pola emosi pribadi yang selama ini memengaruhi interaksi dengan anak. Selain itu, journaling membantu orang tua mengembangkan kemampuan refleksi diri, meningkatkan kesadaran terhadap kebutuhan emosional anak, dan menyusun langkah pengasuhan yang lebih positif serta realistis. Temuan ini menunjukkan bahwa journaling reflektif dapat menjadi media psikoedukatif yang sederhana, mudah diterapkan, dan berkelanjutan dalam mendukung pengasuhan remaja berbasis regulasi emosi dan refleksi psikologis di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2025