Resiliensi akademik menjadi kemampuan penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengingat kompleksitas tuntutan akademik dan praktik kejuruan yang harus mereka hadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dan growth mindset dengan resiliensi akademik pada siswa kelas X di SMK Negeri 2 Banjarbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 209 siswa kelas X, dengan sampel sebanyak 137 siswa yang ditentukan melalui rumus Slovin dan diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan tiga skala Likert, yaitu skala self-efficacy, skala growth mindset, dan skala resiliensi akademik, kemudian dianalisis dengan uji korelasi product moment dan korelasi berganda berbantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki hubungan yang signifikan dan sangat kuat dengan resiliensi akademik (r = 0,801; sig = 0,000), growth mindset memiliki hubungan yang signifikan dengan kategori sedang (r = 0,519; sig = 0,001), dan secara bersama-sama self-efficacy dan growth mindset berhubungan signifikan dengan resiliensi akademik (Sig. F Change = 0,001; R Square = 0,647). Temuan ini mengindikasikan bahwa keyakinan diri siswa terhadap kemampuannya serta pola pikir berkembang berperan penting dalam membentuk daya tahan akademik siswa SMK, sehingga penguatan kedua aspek psikologis tersebut perlu menjadi perhatian dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Copyrights © 2026