Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lansia dan menjadi penyebab utama berbagai komplikasi kardiovaskular jika tidak dikelola dengan baik. Rendahnya pengetahuan keluarga mengenai hipertensi dan kurangnya pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan dapat mempengaruhi keberhasilan pengendalian tekanan darah. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan pemeliharaan keluarga pada Ny. I dengan hipertensi di Lingkungan II Kelurahan Kemenangan Tani Medan Tuntungan Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan Ny.I mengalami hipertensi selama lima tahun dengan tekanan darah 160/80 mmHg, masih mengonsumsi makanan tinggi garam, kurang melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, serta belum memanfaatkan Posyandu Lansia. Diagnosis penyebab yang ditegakkan yaitu manajemen kesehatan keluarga tidak efektif, defisit pengetahuan keluarga, dan kesiapan peningkatan manajemen kesehatan keluarga. Intervensi terfokus pada pendidikan kesehatan hipertensi mengenai pengelolaan gaya hidup sehat, pemantauan kepatuhan minum obat, teknik relaksasi pernafasan dalam, serta edukasi mengenai pemanfaatan Posyandu Lansia. Setelah dilakukan implementasi, keluarga menunjukkan peningkatan pengetahuan, memahami pentingnya pengendalian hipertensi, bersedia mengurangi konsumsi garam, mematuhi pengobatan, dan berkomitmen mengikuti Posyandu Lansia secara rutin. Asuhan keperawatan keluarga terbukti membantu meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengelola hipertensi sehingga diharapkan mampu mencegah terjadinya komplikasi.
Copyrights © 2026