cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC)
ISSN : -     EISSN : 30321638     DOI : 10.70570
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) adalah Jurnal Penelitian untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Matematika, Humaniora, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll) Dan Bidang Ilmu Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 192 Documents
Analisis Faktor Rendahnya Minat Belajar Matematika Pada Anak Sekolah Dasar di Desa Padang Pelawi Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Sahru Ramadhan; Onece Erfina Azhara; Resti Komala Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika dan bagaimana upaya guru dalam menumbuhkan minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika di desa Padang pelawi. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitiatif. Kegiatan penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis data kualitatif merupakan data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa faktor rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika sebagai berikut Faktor Internal siswa dapat ditunjukan dengan kurangnya rasa suka siswa terhadap mata pelajaran matematika dan beranggapan bahwa mata pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang sulit, perhatian siswa yang masih rendah terhadap pembelajaran matematika, serta rendahnya perstasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Faktor rendahnya minat belajar siswa juga berasal dari faktor eksternal. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru menunjukkan bahwa cara guru dalam mengajar masih monoton dan jarang menggunakan media pembelajaran pada saat pembelajaran matematika. Selain dari cara guru mengajar juga dipengaruhi oleh perilaku dan sikap orang tua yang dirasa kurang tepat ketika terhadap siswa. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah upaya yang dilakukan guru dalam menumbuhkan minat belajar siswa khususnya pada mata pelajaran matematika sudah cukup baik.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Perpangkatan dan Bentuk Akar Azidnia Fauza; Asih Kinanti; Resti Komala Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika berkenaan dengan ide-ide atau konsep-konsep abstrak yang tersusun secara hirarkis dan penalarannya deduktif. Oleh karenanya, dalam proses pembelajaran matematika tidak semua peserta didik selalu berhasil mencapai tujuan pembelajaran. Tercapai atau tidaknya tujuan pembelajaran matematika dilihat dari aspek pengetahuan dan keterampilan, salah satunya dapat dinilai dari keberhasilan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika
Analisis Ketersediaan Sarana Dan Prasana Pembelajaran Pendidikan Matematika Di Sekolah Kabupaten Seluma Rizki Kurniasih; Risda Pratiwi; Yulanda; Resti Komala Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Matematika sangat penting bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari. Untuk pencapaian pada pembelajaran memerlukan sarana dan prasarana pembelajaran matematika yang memadahi dan tersedia. Apabila tidak adanya sarana dan prasarana akan menjadi kendala yang berarti bagi guru dan siswa, karena menghambat proses pembelajaran. Kurangnya sarana dan prasarana akan menghambat gerak pada siswa, sehingga siswa akan mengantri dalam menggunakan peralatan. Sehingga siswa akan bosan mengikuti pelajaran matematika. Maka sarana dan prasarana harus di sesuaikan dengan jumlah siswa dan mengkondisikannya dengan baik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana di Sekolah Dasar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, khususnya di SD Negeri 13 Seluma, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dan menggunakan instrumen . Dari hasil penelitian ketersediaan sarana dan prasarana sekolah ini mendapatkan rata-rata ketersediaan sarana dan prasarana yang ada di SD Negeri 13 Seluma, sebesar 58 % mendapatkan kategori C (cukup).
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Pada Materi Pecahan Di Kelas V SDN 63 Bengkulu Tengah Resti Nurmaini; Velda Lumratul Aini; Resti Komala Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran matematika pada materi pecahan, mengetahui kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika materi pecahan, dan mengetahui upaya mengatasi kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada materi pecahan di kelas V SDN 63 Bengkulu Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa yang mengalami kesulitan belajar di kelas V SDN 63 Bengkulu Tengah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi (hasil belajar siswa). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran matematika pada materi pecahan metode yang digunakan masih belum bervariasi yaitu metode ceramah dan tidak melibatkan siswa ikut terlibat secara fisik dalam pembelajaran, serta sarana dan prasarana yang masih belum memadai, (2) kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada materi pecahan yaitu meliputi faktor internal dan eksternal.
Dampak Sarana dan Prasarana Di Sekolah MIS (Madrasah Ibtidaiyah Swasta) Desa Air Teras Kecamatan Talo Kabupaten Seluma Terhadap Tingkat Semangat dan Antusias Siswa Dalam Kegiatan Belajar Di Sekolah Monna Satria Yunita; Indah Sari; Resti Komala Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sarana dan prasarana di sekolah MIS (madrasah ibtidaiyah swasta) desa air teras kecamatan talo kabupaten seluma terhadap tingkat semangat dan antusias siswa dalam kegiatan belajar di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini terdapat sebanyak 5 siswa MIS desa air teras, dan 2 orang guru MIS desa air teras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya sarana dan prasarana yang layak untuk di pakai sehingga membuat siswa kurang semangat dalam belajar disekolah. Hal ini membuktikan bahwa kurangnya sarana dan prasana yang layak pakai sangat berpengaruh besar terhadap siswa disekolah
Analisis Problematika Mengenai Keterbatasan Tenaga Pendidik Dipulau Terluar Terkhusus Guru Matematika Di SMAN 6 Bengkulu Utara Kecamatan Enggano Winda Husnul Khatima; Tivany Pebiola; Resti Komala Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah suatu perkara yang sangat penting bagi setiap bangsa. Di sisi lain, pendidikan dianggap problematika. Di antara problematika itu adalah keluhan kurikulum, sistem, tenaga pendidik dan lain sebagainya. Artikel ini membahas tentang ragam problematika dan solusi alternatif mengenai keterbatasan tenaga pendidik terkhusus pendidik matematika di Pulau Enggano yang dari waktu ke waktu berbeda-beda dengan kehidupan masyarakat yang semakin berkembang sangat pesat, kurangnya sarana dan prasarana, keterbatasan jumlah guru, dan fasilitas yang tidak memadai di daerah terpencil seperti Pulau Enggano. Mengajar dan belajar matematika adalah jantung dari pendidikan. Belajar matematika bertujuan untuk menghubungkan sekolah dengan kehidupan sehari-hari, memberikan akuisisi keterampilan, mempersiapkan siswa sebagai tenaga kerja, dan menumbuhkan pemikiran matematika. Artikel ini juga membahas solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi problematika pada pembelajaran Matematika di daerah terpencil seperti Pulau Enggano. Selain itu, juga membahas tentang keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan faktor yang menyebabkannya dari keterbatasan tersebut serta hasil yang diperoleh setelah adanya solusi yang diberikan dalam mengatasi problematika pada pembelajaran Matematika di daerah pulau terluar tersebut. Sehingga dengan adanya pembahasan tersebut dapat menghasilkan kesimpulan bahwa problematika yang terjadi di daerah terluar seperti Pulau Enggano dalam pembelajaran Matematika ini disebabkan oleh beberapa faktor, adanya keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) karena keterbatasan akses untuk menuju ke pulau terluar tersebut yang masih minim serta dengan adanya solusi yang tepat dapat memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat yang berada di daerah terpencil dalam mencari ilmu khususnya pada pembelajaran Matematika. Selanjutnya metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, Wawacara dan Dokomentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan problematika pembelajaran matematika di SMA Negeri 6 Bengkulu Utara Kecamatan Enggano yaitu penguasaan konsep matematika yang tidak baik dan motivasi belajar yang tidak baik. Solusi alternatif dari problematika tersebut adalah scaffolding, pendekatan personal kepada peserta didik, penggunaan media pembelajaran yang lebih menarik motivasi peserta didik dalam belajar matematika, dan penerapan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Analisis Kesulitan Belajar Berhitung Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SDN 21 Seluma Timur Febia Hardianti; Desy Angling Riyansi; Resti Komala Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problematika yang sering dihadapi oleh setiap siswa adalah masihnya kesulitan belajar yang dihadapi oleh anak-anak di sekolah tingkat dasar. Sehingga perlu adanya penelitian untuk mengkaji hal tersebut.Siswa berkesulitan belajar matematika sering melakukan kekeliruan dalam belajar berhitung dan kekeliruan dalam menyelesaikan soal bilangan. Kesulitan yang sering dialami oleh siswa yaitu kesulitan saat mengerjakan soal bilangan karena kurang mampu memahami maksud soal dan kebingungan saat menentukan operasi hitung yang akan dipakai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesulitan belajar matematika yang dialami siswa, faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar, dan mengungkapkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar matematika di kelas IV SDN 21 Seluma Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Faktor yang menyebabkan kesulitan belajar matematika berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang berasal dari siswa meliputi IQ atau intelegensi, sikap siswa dalam belajar matematika, motivasi belajar siswa yang masih rendah, kesehatan tubuh yang tidak optimal, dan kemampuan pengindraan siswa yang kurang. Sedangkan faktor eksternal yang berasal dari luar siswa antara lain kurangnya variasi mengajar guru, penggunaan media pembelajaran yang belum maksimal, sarana prasarana di sekolah, serta lingkungan keluarga
Kreativitas Guru Matematika Dalam Menerapkan Kurikulum 2013 (K-13) Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Di SMPN 5 Seluma Fitri Nur Hasanah; Dhea Salwa Fadhylah; Restii Komala Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kreativitas guru matematika dalam merencanakan pembelajaran sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa, Mendeskripsikan kreativitas guru matematika dalam pembelajaran menurut K-13, Mendeskripsikan kreativitas guru matematika dalam penilaian pembelajaran menurut K-13. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah informan yaitu. guru matematika, kejadian-kejadian yang diamati selama pembelajaran, dan dokumen berupa perangkat belajaran yang berbasis K-13 semuanya diimplementasikan di SMPN 5 Seluma. Wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Reliabilitas penelitian yang digunakan dapat diuji dengan dua cara, yaitu reliabilitas informasi dan reliabilitas temuan penelitian. Kredibilitas data dan hasil dipastikan dengan memperluas observasi, meningkatkan konsistensi dan triangulasi, termasuk triangulasi metode dan triangulasi sumber, sedangkan reliabilitas hasil penelitian dipastikan dengan pembahasan dan pemeriksaan kecukupan sumber. Analisis data dilakukan secara interaktif dan berkesinambungan hingga selesai dan melibatkan tiga rangkaian kegiatan: reduksi data, penyajian data, dan inferensi/verifikasi data. Kreativitas guru matematika pada tahap perencanaan pembelajaran matematika terutama terlihat pada dua hal, yaitu. dalam desain alat peraga dan dalam desain strategi pembelajaran. Beberapa guru telah melakukan upaya kreatif untuk merancang pembelajaran matematika dan merupakan hasil karya mereka sendiri, meskipun ada juga guru yang meminjam dari BSNP atau MGMP saat membuat bahan ajar tersebut. Kreativitas guru matematika dalam tahap pembelajaran matematika dapat dilihat pada tiga hal utama, yaitu. tugas awal, tugas utama dan tugas akhir studi. Beberapa guru menunjukkan kreativitas pada saat ini, sementara beberapa tidak, dan terkadang beberapa guru tidak tahu bagaimana menggunakan waktunya, menyisakan waktu untuk menyelesaikan penjelasan materi. Kreativitas guru matematika dalam tahap evaluasi pembelajaran dinyatakan dalam dua hal, yaitu sistem evaluasi dan pengembangan alat evaluasi yang digunakan. Beberapa guru menunjukkan kreativitasnya dalam penilaian pembelajaran matematika, misalnya memberikan penilaian yang tidak hanya mempertimbangkan aspek kognitif, tetapi juga aspek afektif dan psikomotor, meskipun ada juga guru yang tidak sepenuhnya menunjukkan kreativitasnya
Analisis Tantangan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Pada Anak Sekolah Menengah Pertama Di Desa Ketapang Baru Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma Puspa Indah Tirta Sari; Vega Intan Putri; Resit Komala Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja tantangan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika dan bagaimana upaya guru dalam menghadapi tantangan untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika di desa Ketapan Baru. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Kegiatan penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa tantangan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika sebagai berikut: sarana dan prasarana pendidikan sekolah yang rusak dan belum memada serta kesadaran masyarakat untuk menyekolahkan anaknya yang masih rendah merupakan salah satu tantang guru
Motivasi Dan Persepsi Masyarakat Pulau Enggano Terhadap Pendidikan Ihwan khoirudin; Septi Dahliana; Resti Komala Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan persepsi masyarakat pada kualitas pendidikan di Pulau Enggano: satu dari 111 pulau terluar di Indonesia. Saat keterbatasan fasilitas fisik masih menghambat pendidikan di Enggano, data non-fisik (motivasi dan persepsi) diharapkan dapat memberikan alternatif solusi. siswa SD, SMP dan SMA, guru, orang tua dan para tokoh desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa-siswi di Enggano memiliki motivasi yang tinggi terhadap pendidikan yaitu sebesar 78/100. Sedangkan persepsi orang tua dan guru terhadap pendidikan berada pada level cukup dengan angka 65/100. Nilai kualitas pendidikan di Enggano menurut para tokoh desa adalah 5.6+0.17 dari skor tertinggi 10. Selain nilai persepsi yang hanya pada level cukup, faktor non-fisik yang menjadi permasalahan pendidikan di Enggano adalah rendahnya integritas para guru, terutama di level SMP dan SMA

Page 1 of 20 | Total Record : 192