Kompetensi pedagogik merupakan salah satu kompetensi inti yang wajib dimiliki guru dalam mewujudkan pembelajaran yang bermutu, inovatif, serta berpusat pada peserta didik. Dinamika implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk terus meningkatkan kemampuan dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya PGRI Ranting 07 Desa Cijambu dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru melalui optimalisasi Kelompok Kerja Guru (KKG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam terhadap pengurus PGRI, pengurus KKG, dan guru, serta studi dokumentasi berbagai program kerja organisasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKG yang dilaksanakan secara rutin, kolaboratif, dan berkelanjutan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, menerapkan model pembelajaran inovatif, memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi, serta mengembangkan asesmen pembelajaran yang lebih autentik. Persentase kendala adaptasi kurikulum mengalami penurunan dari 75% menjadi 20%, dominasi metode pembelajaran konvensional turun dari 80% menjadi 35%, sedangkan partisipasi aktif guru dalam kegiatan KKG meningkat dari 30% menjadi 85%. Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan sarana, pendanaan, dan penyesuaian jadwal kegiatan, strategi kolaborasi antaranggota, peer teaching, dan pendampingan berkelanjutan terbukti mampu meningkatkan profesionalisme guru secara signifikan. Oleh karena itu, KKG yang difasilitasi PGRI menjadi wahana strategis dalam pengembangan kompetensi pedagogik guru secara berkelanjutan di tingkat satuan pendidikan.
Copyrights © 2026