Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam
Vol 10, No 1 (2026)

Keberagamaan sebagai proses Eksistensial dalam Filsafat Mulla Sadra

Muhammad Faishal (State Islamic University of North Sumatra)



Article Info

Publish Date
20 Jul 2026

Abstract

Abstract: Religiousness is often understood through ritual practices and formal symbols, so that the meaning of human inner experiences receives less attention. This perspective creates a distance between religious life and the formation of self-awareness. This article aims to examine religiousness as a human life journey within the framework of Mulla Sadra's philosophy. The focus of the study is directed at understanding religiousness as a process of self-formation that continues to develop in line with human consciousness and life orientation. This study uses a qualitative method with a philosophical approach through a literature review of Mulla Sadra's works and relevant supporting literature. The analysis is conducted interpretively by exploring the relationship between the ontological, spiritual, and ethical dimensions of religious life. The results show that religiosity plays an important role in shaping the direction of life and the quality of human existence. Religiousness is understood as a life experience that encourages deepening of consciousness and existential responsibility. The conclusion of the study affirms that religiousness acquires meaning when it is lived as a process of self-formation, not as a formal form separate from real life. This approach enriches the study of the philosophy of religion by presenting a more reflective and contextual understanding of religiousness.Keywords: Religiosity; Mulla Sadra’s philosophy; self-awareness; human existence. Abstrak: Keberagamaan sering dipahami melalui praktik ritual dan simbol formal, sehingga makna pengalaman batin manusia kurang mendapatkan perhatian. Cara pandang tersebut menimbulkan jarak antara kehidupan beragama dan pembentukan kesadaran diri. Artikel ini bertujuan menelaah keberagamaan sebagai perjalanan hidup manusia dalam kerangka filsafat Mulla Sadra. Fokus kajian diarahkan pada pemahaman keberagamaan sebagai proses pembentukan diri yang terus berkembang seiring dengan kesadaran dan orientasi hidup manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan filsafat melalui studi kepustakaan terhadap karya-karya Mulla Sadra serta literatur pendukung yang relevan. Analisis dilakukan secara interpretatif dengan menelusuri keterkaitan antara dimensi ontologis, spiritual, dan etis dalam kehidupan beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagamaan memiliki peran penting dalam membentuk arah hidup dan kualitas keberadaan manusia. Keberagamaan dipahami sebagai pengalaman hidup yang mendorong pendalaman kesadaran dan tanggung jawab eksistensial. Simpulan penelitian menegaskan bahwa keberagamaan memperoleh makna ketika dijalani sebagai proses pembentukan diri, bukan sebagai bentuk formal yang terpisah dari kehidupan nyata. Pendekatan ini memperkaya kajian filsafat agama dengan menghadirkan pemahaman keberagamaan yang lebih reflektif dan kontekstual.Kata Kunci: Keberagamaan; filsafat Mulla Sadra; kesadaran diri; eksistensi manusia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

manthiq

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Physics Social Sciences

Description

Manthiq: Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam pernah mengalami kerusakan servers jurnal secara total (di hack), yang mengakibatkan semua artikel yang sudah dipublish mulai Vol.1 No.1 2019 s-d Edisi tahun 2023 hilang semua. Maka untuk menghindari kekosongan artikel, maka tim pengelola jurnal ...