Menarche merupakan suatu tanda dimulainya pubertas pada perempuan. Pada remaja perempuan menarche dapat menimbulkan kecemasan. Berdasarkan hasil survei, sekitar 49,1% anak mengalami kecemasan saat menghadapi pubertas salah satunya menarche. Kecemasan ini dipengaruhi oleh kurangnya informasi mengenai perubahan fisik dan psikologis. Peran orang tua sangat penting dalam memberikan pemahaman yang tepat mengenai menarche sehingga hal ini dapat mengurangi kecemasan remaja putri saat menghadapinya terutama keterbukaan dalam berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran orang tua dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche pada remaja putri di Tamantirto Bantul. Penelitian ini merupakan studi korelasi (correlation study) dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 104 remaja putri kelas IV dan V di Tamantirto Bantul. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji statistik Kendall’s Tau. Hasil penelitian menunjukkan peran orang tua dengan kategori kurang sebanyak 45,2% dan tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche dengan kategori kecemasan berat sebanyak 40,4%. Hasil uji Kendall’s Tau diketahui nilai p-value adalah 0,244> ? 0,05 serta nilai koefisien korelasi atau r sebesar 0,095 yang artinya keeratan hubungan sangat lemah. Tidak ada hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche pada remaja putri di Tamantirto Bantul.
Copyrights © 2026