Depresi pada lanjut usia (lansia) sering kali disertai dengan penurunan fungsi kognitif dan motorik yang meningkatkan risiko jatuh dan mempengaruhi kemampuan melakukan aktifitas harian di rumah. Intervensi non-farmakologis melalui aktivitas fisik yang terukur sangat diperlukan untuk mempertahankan kemandiriannya. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental dan keseimbangan dinamis lansia melalui implementasi penggunaan stik walking tandem. Pengabdian dilakukan dengan metode demonstrasi dan pendampingan latihan fisik menggunakan stik walking tandem sebagai pendukung aktifitas jalan dan beraktifitas. Pendampingan latihan fisik jalan tandem dilakukan oleh kader kesehatan posyandu Kelurahan Mersi dn mereka juga melakukan pengukuran tingkat depresi sebelum dan sesudah latihan dengan instrumen Geriatric Depression Scale (GDS) dan observasi kemampuan mobilisasi. Hasil: Terdapat penurunan rata-rata skor depresi yang signifikan serta peningkatan stabilitas gaya berjalan pada peserta. Lansia melaporkan merasa lebih aman saat bergerak dan lebih bersemangat dalam berinteraksi sosial selama sesi latihan. Sehingga, penerapan stik walking tandem ini efektif dalam menurunkan gejala depresi dan meningkatkan kemandirian fisik lansia. Disarankan bagi pengelola panti atau komunitas lansia di masyarakat untuk mengadopsi metode ini sebagai rutinitas rehabilitatif yang aman.
Copyrights © 2026