Al-Qolamuna : Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Vol. 3 No. 3 (2026): Komunikasi dan Penyiaran Islam

Analisis Pengaruh Penggunaan Game Online Terhadap Komunikasi Bullying Siswa Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Sei Apung Jaya

Raja Muhammad Husein (Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang, Indonesia)
Daryanto Setiawan (Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang, Indonesia)
Taufik Hidayat (Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2025

Abstract

This study aims to analyze the influence of online gaming on bullying communication behavior among students at MTs Muhammadiyah Sei Apung Jaya, Tanjungbalai District, Asahan Regency. In the digital era, online games serve not only as a form of entertainment but also as a space for social interaction that can foster aggressive communication such as verbal and social bullying which may spill over into the school environment. The study draws upon Media Dependency Theory and Frustration-Aggression Theory, employing an associative quantitative design with a causal approach. The sample consisted of 50 students selected via purposive sampling specifically, students who actively play online games. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that met validity and reliability standards, then analyzed using descriptive statistics, tests for normality and linearity, Pearson Product-Moment correlation, and simple linear regression via SPSS version 27. The results indicate that the majority of students (64%) fall into the moderate category for online gaming intensity, while 62% fall into the high category for bullying communication behavior. Correlation analysis revealed a positive and significant relationship between online gaming and bullying communication (r = 0.287; p = 0.043 < 0.05), a finding reinforced by the t-test results (t-calculated = 2.076 > t-table = 2.008). The coefficient of determination (R² = 0.082) indicates that online gaming accounts for 8.2% of the influence on bullying communication behavior, while the remaining 91.8% is attributed to other factors such as parenting styles, peer influence, personality, and the social environment. This study underscores the importance of collaboration among the *madrasah* (Islamic school), teachers, and parents in strengthening digital literacy, emotional intelligence, and communication ethics grounded in Islamic values. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan game online terhadap perilaku komunikasi bullying pada siswa MTs Muhammadiyah Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan. Di era digital, game online tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang berpotensi memunculkan komunikasi agresif, seperti perundungan verbal dan sosial, yang dapat terbawa ke lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan landasan Teori Dependensi Media dan Teori Frustasi-Agresi dengan desain kuantitatif asosiatif berpendekatan kausal. Sampel penelitian berjumlah 50 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu siswa yang aktif bermain game online. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, linearitas, korelasi Pearson Product Moment, dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan game online mayoritas berada pada kategori sedang (64%), sedangkan perilaku komunikasi bullying berada pada kategori tinggi (62%). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penggunaan game online dan komunikasi bullying (r = 0,287; p = 0,043 < 0,05), yang diperkuat oleh hasil uji-t (t-hitung = 2,076 > t-tabel = 2,008). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,082) menunjukkan bahwa penggunaan game online memberikan pengaruh sebesar 8,2% terhadap perilaku komunikasi bullying, sedangkan 91,8% dipengaruhi faktor lain, seperti pola asuh, teman sebaya, kepribadian, dan lingkungan sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara madrasah, guru, dan orang tua dalam memperkuat literasi digital, kecerdasan emosional, serta etika komunikasi berbasis nilai-nilai Islam.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

AQJKPI

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

This journal aims to disseminate research results from academics, researchers, and practitioners in the field of Islamic Studies, both in theory and practice. Specifically, this journal invites papers discussing topics such as Islamic Education, Islamic thought, learning in Islamic education, ...