Prevalensi Masalah gizi pada balita di Indonesia masih tinggi. Masalah gizi seperti, stunting, wasting dan underweight masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Desa Sekarwangi Kabupaten Karawang, yang mana 16.5% balita mengalami masalah gizi. Pijat Tui Na, teknik pijat tradisional Tiongkok, merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang diyakini dapat meningkatkan nafsu makan dan memperlancar pencernaan melalui stimulasi titik meridian sehingga berdampak pada peningkatan berat badan. Mengetahui pengaruh pijat Tui Na terhadap kenaikan berat badan balita dengan masalah gizi di Desa Sekarwangi Kabupaten Karawang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 30 balita berusia 1-5 tahun dengan masalah gizi yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi pijat Tui Na dilakukan selama 10–15 menit, selama 12 hari berturut-turut. Pengukuran berat badan dilakukan sebelum dan 30 hari setelah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Rata-rata berat badan balita sebelum intervensi adalah 10,270 kg, meningkat menjadi 10,523 kg dengan rata-rata kenaikan 253 gram setelah intervensi. Hasil uji paired t-test menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (<0,05). Pijat Tui Na berpengaruh signifikan terhadap peningkatan berat badan pada balita dengan masalah gizi.
Copyrights © 2026