Proses pengupasan buah kelapa secara manual memiliki banyak kelemahan yaitu membutuhkan tenaga besar, waktu pengupasan lama, serta memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Selain itu, pengupasan secara manual menghasilkan ketebalan serabut dan bentuk kelapa yang tidak seragam menyebabkan hasil potongan kurang rapi. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengembangan pengupasan kelapa muda secara mekanis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji performa pada mesin pengupas kelapa muda. Berdasarkan hasil pengujian, rata-rata waktu total yang dibutuhkan untuk proses pengupasan satu buah kelapa muda adalah 62,7 detik yang dapat menghasilkan kapasitas pengupasan 58,12 butir/jam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan mesin pengupas dapat meningkatkan kapasitas pengupasan sebesar 26,18% lebih tinggi dari pengupasan secara manual. Kualitas hasil pengupasan pada bagian samping kelapa relatif kurang maksimal dimana masih terdapat sebagian kulit yang belum terkupas sedangkan pengupasan pada bagian atas kelapa relatif lebih baik.
Copyrights © 2026