Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perbandingan Kinerja Sensor TGS2610, MQ2, dan MQ6 pada Alat Pendeteksi Kebocoran Tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) Menggunakan ATMega2560 pratama, rizal; muid, abdul; Sanubary, Iklas
PRISMA FISIKA Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuat alat pendeteksi kebocoran tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) menggunakan mikrokontroler ATMega2560 untuk menguji kinerja sensor TGS2610, MQ2, dan MQ6. Indikator adanya gas ditunjukkan dengan bunyi buzzer, cahaya LED dan tulisan pada LCD. Berdasarkan pengujian waktu respon, diperoleh hasil 0,13 detik untuk MQ2, 0,16 detik untuk MQ6, dan 0,03 detik untuk TGS2610. Sedangkan untuk pengujian jarak diperoleh hasil yaitu, sensor TGS2610 dapat mendeteksi gas pada jarak 50 cm, MQ2 dapat mendeteksi gas pada jarak 40 cm dan MQ6 dapat mendeteksi gas pada jarak 30 cm. Berdasarkan parameter yang diuji terlihat bahwa sensor TGS2610 memiliki kinerja yang lebih baik, kemudian diikuti sensor MQ2, dan MQ6.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Bakso Mengandung Boraks Menggunakan Sensor Resistansi Kusumafikri, Dhea Gilang; Muid, Abdul; Sanubary, Iklas
PRISMA FISIKA Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.324 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i2.34139

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuat alat pendeteksi bakso mengandung boraks menggunakan sensor resistansi. Sensor resistansi yang dibuat memanfaatkan rangkaian pembagi tegangan untuk mengetahui nilai resistansi pada bakso tersebut.  Arduino Uno digunakan untuk memproses data dari sensor kemudian hasilnya ditampilkan pada LCD. Alat bersifat portabel sehingga dapat digunakan untuk mendeteksi bakso dengan lebih mudah dan praktis karena sampel tidak perlu dibawa ke laboratorium. Bakso yang dipakai sebagai sampel adalah bakso normal, bakso mengandung boraks 5 %, 15 %, dan 30 %. Bakso tersebut dibuat masing - masing sebanyak lima buah dengan lima kali pengukuran dan diukur setiap harinya selama tiga hari berturut-turut. Persentase keberhasilan alat paling tinggi jika digunakan pada hari pertama yaitu mencapai 95 %, sedangkan hari kedua dan ketiga menurun menjadi 90 % dan 75%. Persentase keberhasilan alat tidak menunjukkan performa alat yang menurun, namun hal ini menandakan kualitas bakso yang semakin rusak karena lamanya waktu penyimpanan. Berdasarkan pengujian yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut, alat selalu memberikan hasil yang konsisten. Hal ini menunjukkan bahwa alat sudah bekerja dengan baik sehingga dapat digunakan untuk mendeteksi bakso mengandung boraks.
Rancang Bangun Alat Kontrol Pemakaian Energi Listrik Berbasis Mikrokontroler Atmega 328P pada Rumah Indekos Inasa, Yosafat Indra; Lapanporo, Boni Pahlanop; Sanubary, Iklas
PRISMA FISIKA Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.318 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai rancang bangun alat kontrol pemakaian energi listrik berbasis mikrokontroler ATmega 328P. Alat yang dibuat bertujuan untuk mengontrol pemakain energi listrik di rumah indekos dengan menggunakan sistem password administrator dan SMS administrator. Alat dilengkapi dengan Modul GSM SIM 900  sebagai penyedia informasi dan pengontrol alat dari jarak jauh. Sistem peralatan bisa bekerja dengan baik karena dukungan dari beberapa komponen elektronik seperti mikrokontroler ATMega 328P yang sudah dikemas dengan sistem minimum Arduino UNO, sensor arus, sensor tegangan, modul GSM SIM900, relay, Liquid Crystal Display (LCD), dan keypad.  Pengujian alat  terbagi menjadi dua tahap yaitu, pengujian masing-masing sensor dan pengujian alat keseluruhan. Sensor arus dan tegangan dibandingkan dengan multi function meter. Persentase error sensor arus adalah 1,27 %  dan sensor tegangan 2,05 %. Pengujian alat keseluruhan dilakukan dengan memberikan beban yang konstan. Beban konstan yang digunakan adalah 6 lampu dengan daya total 660 watt. Hasil pengujian alat dibandingkan dengan perhitungan energi secara teoritis dengan persentase error sebesar 3,44 %. Secara keseluruhan sistem yang dirancang dapat bekerja dengan baik.
Penentuan Energi Osilator Kuantum Anharmonik Menggunakan Teori Gangguan Sanubary, Iklas; Arman, Yudha; Azwar, Azrul
POSITRON Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.649 KB) | DOI: 10.26418/positron.v2i2.985

Abstract

Persamaan Schrödinger untuk osilator kuantum anharmonik tidak bisa diselesaikan secara analitik, sehingga diperlukan metode lain untuk menentukan energi osilator kuantum anharmonik. Metode yang dapat digunakan adalah teori gangguan. Pada penelitian ini teori gangguan digunakan untuk menentukan tingkat  energi osilator kuantum anharmonik untuk beberapa suku gangguan yang tunggal dan suku gangguan dalam bentuk polinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tingkat-tingkat energi akibat suku gangguan dalam bentuk polinomial merupakan penjumlahan dari beberapa suku gangguan yang tunggal.
BRAIN TUMOR DETECTION USING BACKPROPAGATION NEURAL NETWORKS Iklas Sanubary
Indonesian Journal of Physics and Nuclear Applications Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Matematika Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.139 KB) | DOI: 10.24246/ijpna.v3i3.83-88

Abstract

A study of brain tumor detection has been done by making use of backpropagation neural networks with Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) feature extraction. CT-Scan images of the brain consist of 12 normal and 13 abnormal (tumor) brain images are analyzed. The preprocessing stage begins with cropping the image to a 256 x 256 pixels picture, then converting the colored images into grayscale images, and equalizing the histogram to improve the quality of the images. GLCM is used to calculate statistical features determined by 5 parameters i.e., contrast, correlation, energy and homogeneity for each direction. In these backpropagation neural networks, the [12 2 1] architecture is used. The correlation coefficient between the target and the output for the training data is 0.999, while the correlation coefficient for the testing data is 0.959 with an accuracy of 70%. The results of this research indicate that backpropagation neural networks can be used for the detection of brain tumors.
Penentuan Energi Keadaan Dasar Osilator Kuantum Anharmonik Menggunakan Metode Random Walk Iklas Sanubary; Yudha Arman
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.582 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.3.317-323.2021

Abstract

Pada penelitian ini, energi keadaan dasar osilator kuantum anharmonik diperoleh menggunakan metode random walk. Suku anharmonik yang digunakan adalah lambda(x^3) dengan memvariasikan nilai lambda. Teori gangguan digunakan untuk memverifikasi hasil metode random walk. Energi keadaan dasar osilator kuantum anharmonik yang diperoleh menggunakan metode random walk memilki sesilih maksimum sebesar  4,107x10^-3 hw atau sekitar 0,8% dibandingkan dengan teori gangguan.
Pembuatan Instalasi Panel Surya pada Sistem Hidroponik di Desa Dalam Kaum Iklas Sanubary; Pande Putu Agus Santoso; Diah Mahmuda
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 1 (2021): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i1.285

Abstract

Sistem pertanian hidroponik selama ini masih menggunakan listrik PLN sebagai sumber penggerak pompa air, sehingga berdampak pada stabilitas tegangan listrik di rumah dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar tagihan listrik. Pada Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, dibuat instalasi panel surya pada sistem hidroponik sebagai penggerak pompa air di Desa Dalam Kaum, Sambas. Panel surya yang digunakan berukuran 100 WP dilengkapi dengan solar controller dan aki 12V 10 Ah sebagai penyimpan energi yang dihasilkan oleh panel surya. Hasil dari pemanfaatan teknologi tenaga surya ini mampu mengatasi permasalahan konsumsi listrik yang berlebih, karena pompa air digunakan secara terus menerus selama 24 jam untuk mengalirkan air dan nutrisi pada tanaman. Selain itu, penggunaan tenaga surya juga dapat menjadi solusi dari seringnya terjadi pemadaman listrik yang dapat menyebabkan tanaman pada sistem hidroponik cepat layu terutama di siang hari karena kekurangan air dan nutrisi.
Pembuatan Alat Pengering Cocopeat dengan Sistem Hybrid Berbasis Panel Surya Pande Putu Agus Santoso; Iklas Sanubary; Diah Mahmuda
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Proklamasi 45 University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jeemm.v6i2.1235

Abstract

The purpose of this study was to describe the process and results of making cocopeat dryers with a hybrid system based on solar panels. This research was conducted with a tool development method consisting of five steps, namely literature study, design, tool and material preparation, manufacturing, and functional tests. The study results were (1) the process of making cocopeat dryers with a hybrid system based on the solar panel was the calculation of solar panel components, frame making, coating of frames with the casing, assembling of electronic components, and functional tests. (2) The cocopeat dryer with a hybrid system based on solar panels that have been made has dimensions of 120 cm in length, 60 cm in width, and 130 cm in height—equipped with a 100 Wp solar panel, a 12 V 65Ah dry battery, a 600 W inverter, three 15W halogen lamps, and a 22W fan. (3) The functional test results show that the average temperature inside the dryer is 52.84oC, 8.56oC higher than the temperature outside the tool. The average humidity inside the dryer is 23.4%, 17.2% lower than the humidity outside the appliance.     
Prediksi Kadar Particulate Matter (PM10) untuk Pemantauan Kualitas Udara Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Studi Kasus Kota Pontianak Yogi Aprianto; Nurhasanah Nurhasanah; Iklas Sanubary
POSITRON Vol 8, No 1 (2018): May Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.745 KB) | DOI: 10.26418/positron.v8i1.25470

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan prediksi Particulate Matter (PM10) menggunakan jaringan syaraf tiruan propagasi balik. Prediksi pencemaran Particulate Matter (PM10) ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mendeteksi pencemaran udara terutama jika alat ukur mengalami kerusakan. Data yang digunakan yaitu parameter cuaca seperti curah hujan, penyinaran matahari, kelembaban udara, kecepatan angin dan suhu udara sebagai masukan jaringan sedangkan target jaringan ialah kadar PM10. Arsitektur jaringan syaraf tiruan (JST) yang digunakan tersusun dari neuron sebanyak 20-20-15-15-10-1 dan menggunakan fungsi tansig-logsig-tansig-logsig-tansig-purelin pada setiap lapisan jaringan. Pelatihan jaringan menghasilkan koefisien korelasi 0,9999 dengan MSE 0,00003, sedangkan pengujian jaringan menghasilkan koefisien korelasi 0,9673 dengan MSE 0,491 dan koefisien determinasi 0,9334. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebesar 93,34% parameter cuaca dapat digunakan sebagai parameter masukan pada JST untuk memprediksi kadar PM10 di Kota Pontianak.
Pengaruh Jumlah Panel dan Aki terhadap Waktu Operasi Pompa Air pada Sistem Hidroponik Tenaga Surya Pande Putu Agus Santoso; Diah Mahmuda; Iklas Sanubary
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 3 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 3 Juli 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v7i3.2525

Abstract

Masalah utama sistem hidroponik tenaga surya adalah belum ditemukannya metoda untuk mengoptimalkan waktu operasi pompa air. Diduga bahwa, jumlah panel surya dan aki, berpengaruh terhadap waktu operasi pompa air. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pengaruh variasi rangkaian jumlah panel surya dan aki terhadap waktu operasi pompa air. Penelitian eksperimen ini memiliki variable terikat berupa waktu operasi pompa air serta variable bebas berupa variasi jumlah panel dan aki. Langkah penelitian adalah (1) merangkai panel surya (P) dan aki (A) dengan variasi 1P1A, 2P1A, 3P1A, 4P1A, 1P2A, 2P2A, 3P2A, dan 4P2A. (2) Menjemur setiap jenis rangkaian selama satu jam. (3) Memindahkan rangkaian pada tempat teduh dan menghidupkan pompa air. (4) Mencatat data waktu operasi pompa air. (6) Melakukan analisis data menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) semakin banyak penel surya maka waktu operasi pompa air semakin lama. (2) Semakin banyak aki maka waktu operasi pompa air semakin lama