Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Namun, kegiatan pemanasan yang monoton sering membuat siswa kurang antusias sejak awal pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanasan statis dan pemanasan dinamis berbasis permainan tradisional terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMKN 1 Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment. Sampel penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok pemanasan statis dan kelompok pemanasan dinamis, masing-masing berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon, uji Mann-Whitney, N-Gain, dan persentase peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan motivasi belajar secara signifikan. Kelompok pemanasan statis memperoleh nilai signifikansi 0,021, sedangkan kelompok pemanasan dinamis memperoleh nilai signifikansi <0,001. Hasil uji Mann-Whitney pada posttest menunjukkan nilai signifikansi 0,030, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Persentase peningkatan pada kelompok pemanasan dinamis sebesar 5,88%, lebih tinggi dibandingkan kelompok statis sebesar 3,03%. Dengan demikian, pemanasan dinamis berbasis permainan tradisional lebih efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran PJOK.
Copyrights © 2026