Tumbuhnya ekonomi digital secara pesat mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk ikut beradaptasi dengan berbagai platform digital agar bisa memperluas pasar dan tetap kompetitif. Sayangnya, banyak UMKM kuliner di kawasan Condong Catur, Yogyakarta yang belum memanfaatkan media sosial, termasuk TikTok sebagai alat promosi yang efektif. Di sisi lain, daftar menu yang tersedia pun masih kurang informatif, sehingga berdampak pada kualitas pelayanan kepada pelanggan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk mendampingi Warung Penyetan Arsyila dalam menjalani proses digitalisasi, khususnya lewat pembuatan akun TikTok dan penyusunan daftar menu yang lebih tertata. Proses pendampingan dilakukan secara langsung melalui serangkaian tahapan: observasi, wawancara, pelatihan, hingga praktik pembuatan konten. Keseluruhan kegiatan berlangsung selama empat minggu, yakni pada bulan April hingga Mei 2026. Dari proses tersebut, Warung Penyetan Arsyila berhasil memiliki akun TikTok yang aktif dengan konten promosi pertama yang disambut baik oleh pengguna platform, serta daftar menu yang jauh lebih rapi, informatif, dan enak dipandang. Pemilik warung juga memperlihatkan kemajuan dalam hal pemahaman dan semangat untuk memanfaatkan media sosial secara rutin. Dengan begitu, digitalisasi berbasis TikTok punya potensi besar untuk mendongkrak visibilitas dan omzet UMKM kuliner dalam jangka panjang
Copyrights © 2026